Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP16407967
Rincian Aduan
LGWP16407967
Selesai
Public
Dear Pak Ganjar, sebenarnya sy hanya titip pesan untuk Bapak Presiden beserta jajarannya mengenai subsidi minyak goreng yg saat ini lagi ramai di masyarakat. Saya sangat mengapresiasi bahwasanya minyak goreng menjadi murah, namun mohon diperhatikan pedagang pedagang diluar modern trade yg ikut MOU, kami beli dg harga tinggi kami hanya mengambil untung 3000-5000 terkadang juga 1000-2000. Ketika kami mendengar subsidi hanya kemasan bantal kami masih berani kulak, namun ketika stok masih, tiba2 kebijakan minyak goreng 1harga & itu jauh lebih rendah dari harga kulak pedagang & kami diberi waktu 1minggu untuk menghabiskan stok. Logikanya begini pak, kalau usaha warungan dirumah kulak 1-5karton wajar. kalo grosiran kulak 10-50karton grosiran lebih besar kulak 50-100karton, treder kulak 100-ribuan karton. Kami pedagang grosir keatas stok angka segitu biasanya 2-7hari habis pak, tp ketika baru kulak 1 atau 2 hari muncul kebijakan tsb akhirnya semua penjualan jd berhenti sedangkan stok kami masih 1/2 - 3/4 dari jumlah kulak tsb. Waktu seminggu yg diberikan tidak akan cukup karna semua pelanggan kita lari mencari minyak murah walau harus antri membawa sanak saudara. Bahkan juga ada yg semula tidak jualan rela antri membawa sanak saudara untuk ditimbun & dijual lagi dg harga lebih tinggi. Lalu kami yg masih punya stok bagaimana nasibnya pak? Alhamdulillah stok sy tinggal 2karton yg semula 15karton, tapi kakak sy stok masih 90an sejak tgl 19 belum bergerak & takut kena sidak dikira penimbun, padahal apabila keadaan normal seminggu bahkan kurang stoknya habis. Kondisi terkini ada beberapa merk yg menarik stoknya dipasaran, ada yang rafraksi, namun merk2 baru seperti harumas, viola, dhiimas blm ada keputusan. Mohon pak untuk dicarikan solusi untuk kami para pedagang rumahan, grosir & treder atas kondisi ini. Terimakasih Pak Ganjar, semoga bapak bisa menyampaikan & membantu mencarikan solusi atas keluhan saya & teman2 pedagang. Salam sehat selalu Pak Ganjar
Disposisi
Senin, 24 Januari 2022 - 06:43 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Verifikasi
Senin, 24 Januari 2022 - 07:13 WIBDINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Terima kasih laporannya
Progress
Sabtu, 29 Januari 2022 - 10:22 WIBDINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Kami telah berkoordinasi dengan Bidang terkait
Selesai
Sabtu, 29 Januari 2022 - 10:36 WIBDINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Mengenai "Program Minyak Murah" sudah berjalan di Outlet Minimarket sejak tanggal 19 Januari 2022 sesuai dengan arahan pemerintah. Hanya saja stok beberapa gerai tidak terlalu banyak dengan kapasitas 24 pcs per merk dan jika datang dari delivery selalu langsung terjual oleh konsumen yang datang ke toko secara langsung beserta transaksi konsumen yg beli On Line melalui (contoh Alfagift). Outlet akan selalu display di rak jika datang barang melalui delivery DC (Distribution Center).
Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan untuk Kebutuhan Masyarakat dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Pasal 12 ayat (1) Pengecer wajib melakukan penjualan Minyak Goreng Kemasan kepada konsumen menggunakan HET sebesar Rp.14.000,- (Empat belas ribu rupiah) per liter. Kondisi saat ini pasar tradisional di Kota Semarang pasokan/stok minyak goreng di beberapa pedagang bertahap mulai disupplay oleh distributor.
Harga minyak goreng merk KITA kemasan 1 liter harga Rp.14.000,- untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Bulog Semarang Bapak RIZKI (HP.0813 3335 0469). Demikian semoga bisa menjadikan pengertian,terima kasih