Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWS97345492

Rincian Aduan

LGWS97345492

Selesai Public

Lampiran

KOTA SEMARANG
15 Mar 2026
0 ditandai
Judul : Pendangkalan Sungai BKB–BKT Picu Luapan Air, Pemkot dan BBWS Harus Segera Keruk!! | Lokasi : Sepanjang Sungai BKB–BKT | Deskripsi Laporan : Terjadi penumpukan sedimen tanah di Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), tepatnya di depan The Park. Kondisi sungai saat ini mengalami pendangkalan cukup parah, terutama di bagian tengah alur dan bantaran sungai. Pendangkalan ini diduga karena tidak adanya pengerukan sedimen secara berkala pada Sungai BKB maupun Banjir Kanal Timur (BKT).Akibat kondisi tersebut, kapasitas tampung air sungai berkurang dan berpotensi besar menyebabkan banjir saat hujan deras. Bahkan pada kejadian kemarin, air sungai meluap hingga menggenangi jalan.Kami memohon kepada Pemkot Semarang dan BBWS agar segera melakukan pengerukan atau pengangkatan sedimen tersebut agar aliran sungai kembali normal. Jika terdapat kendala anggaran, diharapkan dapat berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi maupun pemerintah pusat agar penanganan pendangkalan Sungai Banjir Kanal Barat segera direalisasikan guna mencegah banjir kembali terulang.

Disposisi

Senin, 16 Maret 2026 - 09:16 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Verifikasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:27 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Terima kasih atas aduan yang disampaikan. Kami teruskan kepada bagian/bidang yang menangangi.

Progress

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:38 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana terus melaksanakan kegiatan operasi dan pemeliharaan sungai melalui pengerukan sedimen, salah satunya di Sungai Kanal Banjir Timur dan Sungai Kanal Banjir Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin untuk menjaga fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan air.


Selesai

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:39 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Sedimen yang berasal dari endapan lumpur, tanah, maupun sampah yang terbawa aliran air dapat menyebabkan pendangkalan sungai. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengurangi kapasitas sungai dalam menampung debit air, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.


Melalui kegiatan pengerukan sedimen secara berkala, BBWS Pemali Juana berupaya menjaga kapasitas tampung sungai, memperlancar aliran air, serta meminimalkan potensi banjir di wilayah sekitar. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen BBWS Pemali Juana dalam menjaga keberlanjutan fungsi sungai dan mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih baik.