Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWS96854766

Rincian Aduan

LGWS96854766

Selesai Public
KABUPATEN KENDAL
02 Jan 2023
0 ditandai
Maaf, kami dari warga ds krajan kulon , kecamatan kaliwungu, kabupaten kendal , provinsi Jawa tengah , ingin meminta solusi dan tindakan , menanggapi bencana banjir yang melanda kampung kami , setiap hujan deras dengan jangka waktu yang agak lama pasti menimbulkan banjir pak , lha dari sini saya mohon untuk memberi solusi atau tindakan dikarenakan kampung kami itu banjir surut itu jangka waktu nya lama pak , bahkan seminggu lebih , saya mohon tindakan dari pak gubernur , karena dari pihak kelurahan dan kecamatan tidak ada tindakan pak , segala aktivitas kami terhambat akibat bencana ini , terima kasih , mohon untuk segera ditanggapi

Disposisi

Senin, 02 Januari 2023 - 07:33 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Kendal

Verifikasi

Senin, 02 Januari 2023 - 07:57 WIB

Kabupaten Kendal

terimakasih laporannya,kami bantu sampaikan ke dinas terkait, mohon bersabar nggeh

Progress

Rabu, 04 Januari 2023 - 13:02 WIB

Kabupaten Kendal

kondisi banjir di wilayah Kabupaten Kendal cukup ekstrem di tahun ini, sehingga ada kecamatan-Kecamatan lain yang juga terdampak banjir. Adapun permasalahannya juga berbeda-beda, baik terkait drainase yang macet karena banyak sampah yang nyangkut, maupun desimentasi sungai yang sudah tinggi.

Menurut Bupati Kendal harus ada penanganan yang terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal terkait persoalan banjir. Hal itu juga sudah terlihat di Kecamatan Kendal, dengan adanya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada cuaca ekstrem wilayah tersebut kondisinya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kecamatan Kendal sudah melaksanakan program Kotaku, sehingga saat ini di Kelurahan Bandengan dan Karangsari kondisinya sudah lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, walau masih ada genangan namun tidak setinggi sebelumnya. Adanya genangan air ini karena pompa air yang belum difungsikan, sehingga saya minta untuk segera difungsikan, agar ke depan ada kontrol untuk airnya," kata Bupati Dico.

Bupati Kendal juga menerangkan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah, hingga saat ini masih ada 17 titik di wilayah Kabupaten Kendal, namun yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dapat terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Kita upayakan di tahun 2023 akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2023. Intinya Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal," tutur Bupati Dico.

Selesai

Rabu, 04 Januari 2023 - 13:03 WIB

Kabupaten Kendal

kondisi banjir di wilayah Kabupaten Kendal cukup ekstrem di tahun ini, sehingga ada kecamatan-Kecamatan lain yang juga terdampak banjir. Adapun permasalahannya juga berbeda-beda, baik terkait drainase yang macet karena banyak sampah yang nyangkut, maupun desimentasi sungai yang sudah tinggi.

Menurut Bupati Kendal harus ada penanganan yang terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal terkait persoalan banjir. Hal itu juga sudah terlihat di Kecamatan Kendal, dengan adanya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada cuaca ekstrem wilayah tersebut kondisinya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kecamatan Kendal sudah melaksanakan program Kotaku, sehingga saat ini di Kelurahan Bandengan dan Karangsari kondisinya sudah lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, walau masih ada genangan namun tidak setinggi sebelumnya. Adanya genangan air ini karena pompa air yang belum difungsikan, sehingga saya minta untuk segera difungsikan, agar ke depan ada kontrol untuk airnya," kata Bupati Dico.

Bupati Kendal juga menerangkan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah, hingga saat ini masih ada 17 titik di wilayah Kabupaten Kendal, namun yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dapat terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Kita upayakan di tahun 2023 akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2023. Intinya Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal," tutur Bupati Dico.