Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi

Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWS16195496

Rincian Aduan

LGWS16195496

Progress Public
KABUPATEN SEMARANG
21 Jul 2026
0 ditandai
Judul : sawah kekeringan butuh solusi dan tindakan | Lokasi : dusun Ngasinan, sumberejo, Pabelan, semarang | Deskripsi Laporan : sawah kekeringan butuh solusi dan tindakan karena jadi bikin gagal panen

Disposisi

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:58 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Semarang

Verifikasi

Senin, 27 Juli 2026 - 07:51 WIB

Kabupaten Semarang

Terima kasih atas laporan yang telah disampaikan, selanjutnya laporan tersebut akan kami teruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Progress

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Kabupaten Semarang

Jawaban dari Dispertanikap Kabupaten Semarang:


Dari hasil monitoring dan verifikasi lapangan, telah terjadi kekeringan pada lahan pertanian milik Kelompok Tani Karya Makmur, Dusun Ngasinan Desa Sumberrejo Kec. Pabelan, yang diketuai oleh Bapak Wiyono. Kondisi tersebut disebabkan oleh menurunnya ketersediaan air di bendungan Sikenteng akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir, sehingga pasokan air ke lahan sawah tidak mencukupi kebutuhan pertumbuhan tanaman padi.

Dampak dari kondisi tersebut mengakibatkan tanaman mengalami kekeringan yang ditandai dengan daun menguning, pertumbuhan terhambat, serta berpotensi menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan gagal panen. Luasan yang terdampak kekeringan 2 ha dari areal lahan sawah 15 ha. Area sawah menggunakan sumber mata air dari bendungan sikenteng dimana debit air dari DI Sikenteng kecil. Ditambah lagi saluran irigasi sekunder yang mengaliri sawah rusak atau bocor 50 m dan saluran tersier sepanjang 200 m salurannya masih tanah sehingga air tidak sampai kesawah. Dikarenakan debit air pada musim kemarau ini memang tidak mencukupi untuk irigasi, maka solusi jangka panjang yang dapat dilakukan adalah perbaikan saluran. Saat ini kelompok sedang mengajukan usulan rehabilitasi saluran tersier, dan untuk rehab saluran sekunder akan dikoordinasikan dengan DPU.

Lampiran proses bersifat internal dan hanya dapat dilihat oleh pelapor.