Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP96715963

Rincian Aduan

LGWP96715963

Selesai Public
KABUPATEN BOYOLALI
16 Oct 2022
0 ditandai
Assalamualaikum pak ganjar. Mohon lapor pak, problem besar untuk penyerapan Panenan Ayam kampung oleh perternak mandiri di wilayah Ampel-Boyolali-Salatiga-Kudus-Semarang Dst Karena sudah banyak yg merugi & bingung jual panenan dengan harga ayam kampung yang tidak wajar. Karena dikuasai ayam Pejantan & Joper oleh perusahaan & kemitraan yang notabene bukan ayam kampung????

Disposisi

Senin, 17 Oktober 2022 - 03:09 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Verifikasi

Senin, 17 Oktober 2022 - 06:15 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Terima kasih laporannya

Progress

Senin, 17 Oktober 2022 - 15:23 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Kami telah berkoordinasi dengan Bidang terkait

Selesai

Senin, 17 Oktober 2022 - 15:27 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

  1. Kondisi Umum :
  • Ayam  pejantan  adalah  dari DOC sejenis ayam petelur, tetapi bedanya, ayam pejantan merupakan ayam afkir atau limbah dari sortiran hasil produksi ayam petelur;
  • Pejantan  biasanya   dipilih sebagai alternatif ayam kampung;
  • Dari  segi tekstur, ayam pejantan umumnya lebih kecil dari jenis ayam lain dan memiliki warna putih bersih;
  • Peternak  hanya  perlu memelihara ayam sekitar 7 hingga 8 minggu dengan bobot ayam 0,6 kg atau hingga 0,7 kg;
  • Harga  ayam     kampung lebih mahal dibanding ayam jantan, harga satu ekor ayam kampung bisa capai Rp 65.000- Rp 80.000,- Maka dari itu, banyak yang beralih menggunakan ayam pejantan yang hanya dijual Rp 35.000- Rp 45.000,-;
  • Ayam   joper  adalah  jenis ayam kampung pedaging hasil persilangan dari ayam bangkok jantan dengan ayam petelur betina (DOC dikembangkan oleh BPPT Dinas Pertanian Jawa Tengah). Permintaan pasar dan masyarakat akan ayam joper untuk dikonsumsi juga semakin tinggi;
  • Umur  ayam joper DOC hingga masa siap panen hanya membutuhkan waktu sekitar 60 hari dengan bobot 0,8—1 kg;
  • Bahwasanya  wurung makan lebih memilih daging ayam jatan dan Joper dibanding daging ayam kampung, karena lebih murah dan tekturnya lebih empuk.

 

  1. Jalan Keluar / Solusi dan Fakta :
  • Berwira  usaha hendaknya melihat potensi pasar dan adanya jaminan pasar;
  • Apalagi sudah diketahui bahwa pasar memilih daging ayam jantan dan joper, berarti perternakan ayam kampung sudah harus memilih dan jangan 100% ternak ayam kampung;
  • Kalo  ingin  beralih  beternak  ayam Joper bisa bekerjasama atau berkonsultasi dengan BPTP Distanbun Prov. Jateng di Ungaran;
  • Bisa  dikembangan  IKM atau warung makan khas daging ayam kampung diberbagai tempat, sehingga dapat mendongkrak harga ayam kampung;
  • Pasca  Pandemi ekonomi belum pulih dan masih lesu, termasuk sektor IKM makanan yang menyerap ayam kampung;
  • Kenaikan  harga BBM menambah lemahnya daya beli IKM makanan.

Demikian yang bisa kami sampaikan, matur suwun