Hal: Permohonan Bantuan Penambahan Anggaran Jalan Usaha Tani (JUT)
Kepada Yth.
Gubernur Jawa Tengah
Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.
di Semarang
Dengan hormat,
Semoga Bapak Gubernur beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberikan kesehatan, serta kekuatan dalam memimpin dan memajukan wilayah Jawa Tengah.
Perkenankan saya, Lilik Yuliantoro, aktivis lokal, sekaligus petani lokal dari Kabupaten Blora, menyampaikan aspirasi serta permohonan dukungan dari Bapak Gubernur terkait upaya peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Blora.
Kabupaten Blora memiliki potensi pertanian yang sangat besar, di mana mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor ini. Namun, salah satu kendala utama yang dihadapi oleh para petani di lapangan saat ini adalah keterbatasan infrastruktur perbendaharaan pertanian, khususnya Jalan Usaha Tani (JUT).
Oleh karena itu, melalui surat ini, kami memohon dengan sangat kebijakan dan bantuan Bapak Gubernur untuk dapat memberikan penambahan alokasi anggaran pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Kabupaten Blora.
Sebagai bahan pertimbangan Bapak, berikut kami jabarkan mengapa penguatan anggaran JUT ini bersifat sangat krusial bagi para petani:
1. Memangkas Biaya Produksi dan Transportasi
Selama ini, ketiadaan atau rusaknya akses jalan menuju lahan pertanian membuat petani harus mengeluarkan biaya ekstra yang cukup besar hanya untuk mengangkut pupuk ke sawah maupun membawa hasil panen ke pasar. Dengan JUT yang layak, kendaraan roda tiga atau roda empat dapat langsung menjangkau lahan, sehingga biaya logistik dapat dipangkas secara signifikan.
2. Menjaga Kualitas dan Harga Jual Hasil Panen
Komoditas pertanian seringkali mengalami penurunan kualitas (bahkan pembusukan) jika terlalu lama tertahan di lahan akibat akses jalan yang berlumpur atau rusak, terutama saat musim penghujan. JUT yang memadai memastikan proses distribusi hasil panen berjalan cepat, sehingga kesegaran komoditas terjaga dan harga jual di tingkat petani tidak jatuh.
3. Mempercepat Modernisasi Pertanian (Mekanisasi)
Pemerintah gencar mendorong penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti tractor atau combine harvester. Namun, alsintan ini sulit dimobilisasi ke area persawahan jika akses jalannya sempit dan rapuh. Pembangunan JUT akan mempercepat adopsi teknologi pertanian modern ini di Blora.
4. Peningkatan Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Daerah
Efisiensi yang lahir dari hadirnya JUT secara otomatis akan meningkatkan margin keuntungan bersih yang diterima oleh petani. Hal ini akan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan dan peningkatan daya beli masyarakat pedesaan di Blora.
Besar harapan kami agar permohonan ini dapat diakomodasi dalam program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, demi terwujudnya kedaulatan pangan dan kemakmuran petani di Blora.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian, dukungan, dan kebijakan yang Bapak Gubernur berikan, kami haturkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Blora, 29 Juni 2026
Hormat Kami,
Lilik Yuliantoro
Aktivis lokal blora