Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP84429017
Rincian Aduan
LGWP84429017
Selesai
Public
Halo Pak Ganjar Pranowo dan seluruh jajaran Pemda Jawa Tengah, ngapunten. Kami butuh bantuan Pak Ganjar dan tim Pemda Jateng nggih. Alamat rumah saya di Boyolali adalah di Gg. Mentaosan 2, RT 02 RW 05, Dk. Kebonso, Kel. Pulisen, Kec. Boyolali Kota. Sudah berhari-hari PDAM Boyolali parah sekali, tidak keluar air sama sekali. Padahal rumah saya di Boyolali Kota, dekat Patung Kuda. Saya pelanggan dengan nomor 0303-0247. Air bersih susah sekali, padahal ketika pasang instalasi air, kami diminta jutaan rupiah, bayar iuran bulanan pun tidak pernah terlambat. Tapi sampai sekarang, air tidak mengalir sama sekali. Saya pelaku UMKM juga, butuh sekali pasokan air yang konstan. Jika begini, usaha kami sangat terhambat. Saya belum ada biaya untuk menggali sumur, harus keluar belasan juta rupiah untuk itu. Saya pikir dengan menjadi pelanggan PDAM, masalah air bisa selesai. Ternyata semakin parah. Tetangga-tetangga saya pun sama menderitanya. Mohon bantuannya, Pak Ganjar dan jajaran Pemda Jawa Tengah, untuk meneruskan ini ke Pemda Boyolali dan PDAM Boyolali, karena mereka tidak responsif dan seolah tidak peduli, tidak ada komunikasi dan tidak ada solusi konkrit. Matur nuwun sanget, salam hormat.
Disposisi
Sabtu, 24 September 2022 - 21:11 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Boyolali
Verifikasi
Senin, 26 September 2022 - 11:00 WIBKabupaten Boyolali
laporan kami terima
Progress
Rabu, 12 Oktober 2022 - 11:30 WIBKabupaten Boyolali
meneeruskan jawaban dari Perumda tirta ampera : Pelanggan yth. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dapat kami sampaikan sehubungan dengan adanya kerusakan travo listrik PLN di sumur PSP 1 yang mengakibatkan pompa PSP 1 rusak, maka aliran air di wilayah Bapak/ibu terganggu sementara waktu dan akan dilakukan sistem giliran air. Untuk pengaduan dapat disampaikan langsung melalui nomor WA kami di 082210004112. Terimakasih.
Selesai
Rabu, 12 Oktober 2022 - 11:30 WIBKabupaten Boyolali
demikian tanggapan kami