Detail Aduan
Rincian Aduan : LGWP78952646
KABUPATEN BANJARNEGARA, 12 Oct 2022
mohon ijin lapor pak gub,untuk saat ini kami sebagai petani horti sangat ngelu dengan kondisi pupuk langka dan peatisida naik,namun kami punya inisiatif untuk bikin sayur beku,kendala saat ini kami kesulitan untuk menjual skala besar.seandainya pak gub bisa bantu kami untuk promosi saya bisa lebih banyak membantu petani sekitar
Disposisi
Kamis, 13 Oktober 2022 - 09:14 WIB
Verifikasi
Kamis, 13 Oktober 2022 - 14:26 WIB
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Progress
Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:38 WIB
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Selesai
Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:40 WIB
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
- Tentang kelangkaan pupuk dan mahalnya Pestisida :
- Berdasar Permentan 10 th 22, yg mendapat alokasi pupuk bersubsidi terbatas hanya untuk komoditas padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabe, tebu, kopi dan kakao.
- ahun ini terjadi musim kemarau basah, yang mengakibatkan berubahnya pola tanam dan jenis komoditas tanaman.
- Bila ada kekurangan/pengalihan alokasi pupuk karena perubahan jenis komoditas tanaman dapat mengajukan ke Pemerintah berdasarkan Permentan No. 41/2021 Tentang Penetapan alokasi provinsi oleh Gubernur dan alokasi kabupaten/kota/Kecamatan oleh bupati/walikota, sedangkan Realokasi dapat dilaksanakan oleh Kadistan Provinsi/Kab/Kota; Apabila diperlukan, Data eRDKK dapat dievaluasi 6 bulan sekali pada tahun berjalan sesuai usulan daerah; Penebusan pupuk bersubsidi diwajibkan menggunakan kartu tani pada lokasi yang infrastruktur/kelengkapan instrumen penebusan transaksi tersedia atau KTP petani dengan catatan telah terdaftar dalam RDKK.
- Penetapan RDKK oleh Pemerintah tidak 100% sesuai kebutuh petani, mengingat terbatasnya Subsidi. Dari sini sudah menimbulkan masalah yaitu kekurangan, untuk itu petani didorong menggunakan pupuk lain seperti pupuk organic yang lebih murah dan tidak merusak alam;
- Bahan baku pestisida kita 90% masih import, sehingga bila dollar naik harga akan ikut naik. Pemerintah mendorong petani menggunakan pestisida nabat yang alami.
- Sayur beku :
- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan pengawetan hasil pertanian horti semisal dengan Proses Ozonisasi (ini sudah masuk ke swalayan Jateng, Jatim dan DIY), serta ada pemasaran system lelang, baik on line maupun off line.
- Untuk pengembangan pemasaran sayur beku, dapat kirannya membuat Profil Usaha yang dapat diajukan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan baik Kab/Kota maupun Provinsi, yang disana sudah ada menjalin kerja sama pemasan lokal maupun antar wilayah.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan matur suwun