Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP77979796

Rincian Aduan

LGWP77979796

Progress Public

Lampiran

KABUPATEN BLORA
29 Jun 2026
0 ditandai

Hal: Permohonan Bantuan Pembangunan Sumur Bor Sawah untuk Mengatasi Kekeringan di Kabupaten Blora

Sifat: Penting / Mendesak


Kepada Yth.


Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.. 

di Semarang

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam sejahtera untuk kita semua.


Semoga Bapak Gubernur beserta seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, diberikan kesehatan, serta kekuatan dalam memimpin dan memajukan wilayah Jawa Tengah.


Perkenankan saya, Lilik Yuliantoro, seorang aktivis dan perwakilan masyarakat dari Kabupaten Blora, menyampaikan aspirasi, jeritan hati, sekaligus harapan besar dari para petani di tanah kelahiran kami.


Kabupaten Blora merupakan salah satu lumbung pangan yang memiliki potensi pertanian luar biasa. Namun, sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap kali musim kemarau tiba, wilayah Blora selalu menjadi daerah yang paling terdampak kekeringan ekstrem. Sawah-sawah meranggas, tanah retak-retak, dan para petani terancam gagal panen (puso).


Selama ini, sistem tadah hujan tidak lagi memadai untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani kami di tengah ketidakpastian iklim. Oleh karena itu, keberadaan sumur bor di area persawahan (sumur pantek/sumur sawah) menjadi kebutuhan yang sangat krusial dan mendesak.


Berikut adalah beberapa urgensi mengapa pembangunan sumur sawah di Blora harus menjadi prioritas Bapak Gubernur:


1.Penyelamat Produksi Pangan: Sumur sawah adalah solusi paling realistis untuk mengairi lahan di saat sumber air permukaan (sungai dan waduk) mengering.


2.Meningkatkan Kesejahteraan Petani: Dengan adanya kepastian air, petani di Blora bisa menaikkan indeks pertanaman (IP) dari yang semula hanya 1 atau 2 kali setahun, menjadi 3 kali setahun (Padi-Padi-Palawija).


2.Mencegah Urbanisasi dan Kemiskinan: Kegagalan panen akibat kekeringan memaksa para pemuda dan petani lokal meninggalkan desa untuk mengadu nasib ke kota. Air di sawah berarti menghidupkan kembali perekonomian desa.


Kami sangat mengapresiasi program-program pembangunan yang telah berjalan. Namun, khusus untuk sektor pertanian di Blora, kami memohon dengan sangat kebijakan strategis dari Bapak Gubernur untuk mengalokasikan anggaran, bantuan stimulan, maupun program fasilitasi pembangunan sumur bor pertanian yang merata di titik-titik rawan kekeringan Blora.


Kami, bersama masyarakat dan petani Blora, siap mengawal, merawat, dan bergotong-royong agar bantuan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.


Demikian surat permohonan ini kami sampaikan. Besar harapan kami Bapak Gubernur berkenan meninjau langsung atau memberikan atensi khusus terhadap jeritan para petani Blora. Atas perhatian, kepedulian, dan kebijaksanaan Bapak, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Blora, 29 Juni 2026

Hormat Saya,



Lilik Yuliantoro

Aktivis / Peduli Petani Blora

Disposisi

Senin, 29 Juni 2026 - 11:42 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Blora

Verifikasi

Senin, 29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Kabupaten Blora

Njih maturnuwun informasinya

Progress

Senin, 29 Juni 2026 - 11:47 WIB

Kabupaten Blora

Aduan kami teruskan ke tim dp4 blora