Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP66170118

Rincian Aduan

LGWP66170118

Selesai Public
KABUPATEN JEPARA
14 Sep 2022
0 ditandai
Assalamu alaikum pak gubernur..saya mohon dengan sangat saya minta tolong saran saya di dengar...tolong di cek,di kirim tim at kolaborasi antara pemprov dan pertamina...sebab terjadi ketidakwajaran yaitu hampir seluruh pom/SPBU di wilayah kab.jepara seperti kompak tidak menjual pertalite dg alasan stok habis dan ini terjadi sangat lama berbulan bulan bahkan bertahun tahun,padahal di penjual eceran stok selalu melimpah dg selisih harga sekarang antara Rp.1800 sd 2250 dengan kenaikan bbm sekarang saya harap pelayanan kepada masyarakat yg membutuhkan di beri keadilan harga dan hak beli BBM di SPBU resmi jangan seolah di paksa beli eceran di luar.karena di luar jepara semuanya normal

Disposisi

Rabu, 14 September 2022 - 14:26 WIB

Laporan telah diteruskan ke DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Verifikasi

Kamis, 15 September 2022 - 07:07 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

laporan diterima

Progress

Selasa, 20 September 2022 - 20:03 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Progres tindaklanjut

Selesai

Selasa, 20 September 2022 - 20:33 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

1. Koordinasi dengan SCR Pertamina wilayah Kudus-Jepara bahwa stock Pertalite tersedia di semua SPBU, hanya ada beberapa SPBU yang terpantau sedang menunggu supply BBM dari Depot Pengapon. Stok juga dpt di check ke Pemda & Polres Jepara yang turut memantau. 2. Adapun terkait Pertalite yang ada di pengecer, dari beberapa info yang kami dapatkan, pembelian dilakukan dengan cara meng-“tap” Pertalite dari tanki motor/mobil ke botol eceran. 3. Istri pelapor dari TEGAL bekerja di Jepara, setiap ke SPBU se jepara jika mau membeli selalu habis dan terdapat tulisan stock pertalite habis. Namun tdk di jelaskan SPBU mana. Jika stock Pertalite SPBU se Jepara selalu habis, tentu dari Pemda/masyarakat/media akan langsung menghubungi Pertamina, dan bisa menjadi viral, namun sampai saat ini terpantau masih kondusif. 4. Dimohon masyarakat agar menyikapi kenaikan BBM dengan baik. Mengikuti aturan pemerintah, saling mengingatkan agar tidak melakukan perbuatan melanggar hukum.