Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP57200753
Rincian Aduan
LGWP57200753
Selesai
Public
Mohon bantuanny pak Ganjar.. d SD Rejowinangun utara 3 tempat Anak sya sekolah oknum Guru PJOK bernama Pak Bambang tidak memberi pelajaran untuk anak didik.. semester 1 hanya 1 kali memberi tugas.. semester 2 juga hanya 1kali setelah saya protes k kepala sekolah.. dn pihak kepala sekolah pun sudah Bingung harus berbuat apa untuk Guru PJOK.. karna sudah Lapor Dinas pendidikan Magelang kota juga tidak ad hasil... di duga guru PJOK ad orang kuat puny jabatan d DPRD yg melindungi pak Bambang ini.. karna pihak DikNas juga tidak bisa ambil sikap tegas k Oknum Guru ini.. sudah ber tahun2 info yg saya dpt pak Bambang ini jarang memberi pelajaran k anak didik... mau jadi apa generasi bangsa kl oknum guru seperti ini.. mohon d tindak Tegas Pak Ganjar..
Disposisi
Minggu, 28 Maret 2021 - 11:51 WIB
Laporan telah diteruskan ke Kota Magelang
Verifikasi
Senin, 29 Maret 2021 - 12:13 WIBKota Magelang
laporan kami terima
Selesai
Senin, 05 April 2021 - 08:31 WIBKota Magelang
Menanggapi laporan dari Sdr. Susetyono perihal kinerja Guru PJOK SD Rejowinangun Utara 3 atas nama Bambang bersama ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang sudah melakukan pembinaan kepada guru ybs secara langsung dihadapan warga sekolah, pada kesempatan tersebut kami berikan penjelasan dan pemahaman tentang PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. 2. Kesepakatan dan kesepahaman yang diperoleh pada pertemuan tersebut adalah a. Guru yang bersangkutan menyadari kesalahan yang dilakukan dan berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai seorang guru. b. Kepala Sekolah menyatakan memahami kewajiban secara administratif sebagai pembina kepegawaian di satuan pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam PP 53 tahun 2010 ttg disiplin PNS. 3. Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan sudah beberapa kali memanggil guru yang bersangkutan untuk melakukan pembinaan. 4. Terkait tindakan sanksi administratif yang belum dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang disebabkan belum adanya laporan tertulis dan permohonan pemberian sanksi kepada guru ybs dari kepala sekolah yang disertai dengan berkas administratifnya. Demikian penjelasan kami.