Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP57133743

Rincian Aduan

LGWP57133743

Selesai Public

Lampiran

KABUPATEN DEMAK
04 Sep 2024
2 ditandai
Pembakaran liar masih tetap dilakukan Asap tebal sangat mengganggu. Setiap hari dr pagi sampai malam kita trs menghirup asap. Sampai batuk2 dan pusing. Pembakaran ikut area demak di area bengkung (sebrang sungai babon) Sebrang perumahan klipang green 2. Ikut area kan demak. Tapi kita yg berada di wilayah semarang yg terdampak. Banyak bayi yg br lahir mengungsi, anak2 kecil batuk dan sesak nafas. Mohon ditindak dg tegas. Krn sudah bbrpa kali di tegur tdk ada perubahan

Disposisi

Rabu, 04 September 2024 - 08:17 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Demak

Verifikasi

Rabu, 04 September 2024 - 08:50 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu, terima kasih telah menggunakan kanal aduan ini untuk berbagi.

Progress

Rabu, 04 September 2024 - 08:50 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu, terima kasih untuk saat ini aduan sedang kami koordinasikan dengan instansi terkait 

Selesai

Rabu, 04 September 2024 - 13:55 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu, terima kasih telah menggunakan kanal aduan ini untuk berbagi. Perlu kami sampaikan bahwa atas kejadian kebakaran semak dan sampah yang ada di area wilayah Kebonbatur (Kabupaten Demak) dan Rowosari (Kota Semarang), kami Pemerintah Kabupaten Demak telah melakukan penanganan sebagai berikut = 

1. Minggu, 1 September 2024 Tim DAMKAR Kabupaten Demak sudah berupaya untuk memadamkan api, di koordinasikan oleh Pemerintah Desa Kebonbatur melakukan upaya pemadaman sampai sore hari; 

2. Pagi hari Rabu, 4 September 2024 dibantu dengan Forkopimcam Mranggen, melakukan tinjauan lapangan untuk memastikan bahwa sisa pembakaran benar-benar sudah padam dan tidak menghasilkan asap lagi; 

3. Perlu diketahui bahwa belukar yang terbakar adalah sampah, maka proses pemadaman api sudah selesai namun asap masih tetap ada karena sampah menghasilkan gas metana (pembusukan). 

Semoga segera teratasi dengan penyemprotan terus menerus, yang masih berlangsung sampai hari ini. Demikian untuk menjadikan maklum. (DINLH)