Magelang, 3 Mei 2026. Jalan Secang-Pringsurat kerap dijadikan jalan utama Semarang-Yogyakarta. Kendaraan roda dua hingga kendaraan bermuatan sering kali memenuhi jalan tersebut sehingga kualitas jalan semakin menurun dan akhirnya rusak. Setelah adanya kerusakan pada jalan tersebut, pihak bersangkutan tidak segera mencari solusi dan membenahi, namun yang dilakukan hanyalah memberi tanda menggunakan spray paint. Saat ini spray paint sudah mulai memudar dan pemerintah belum segera membenahi jalan tersebut.
Jalan berlubang tersebut di khawatirkan akan mencelakai pengendara khususnya pengendara roda dua. Apabila pengendara roda dua dari arah Secang ke Grabag berada tepat dibelakang mobil dan tidak memperhatikan jalan atau tidak mengetahui apabila jalan tersebut berlubang dapat berakibat fatal.
Kondisi jalan rusak tersebut membuat masyarakat meragukan kinerja dan tanggung jawab pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Hal ini juga menimbulkan beberapa pertanyaan dari masyarakat, yaitu:
1. Bagaimana pemerintah bertanggung jawab dan transparan dalam perihal kerusakan infrastruktur?
2. Apakah pemerintah tidak memiliki anggaran untuk pembenahan infrastruktur yang rusak?
3. Apa kendala yang menyebabkan proses perbaikan jalan menjadi lambat?
4. Apa langkah sementara pemerintah untuk mengurangi risiko kecelakaaan akibat jalan rusak tersebut selain memberi tanda menggunakan spray paint?
Oleh karena itu, laporan ini saya buat dengan tujuan memberi tahu dan meminta pemerintah untuk segera membenahi jalan yang rusak dan jalan-jalan lain disekitarnya.