Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP52017944

Rincian Aduan

LGWP52017944

Selesai Public
KABUPATEN JEPARA
24 Sep 2022
0 ditandai
Asssalammu alaikum pak.ganjar. Pak Ganjar mengenai masalah gas akan langka dan mahal saya punya usul, apa tidak sebaiknya pemerintah menggunakan saja kotoran sapi dijadikan biogas seperti di daerah Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Di desa itu, kotoran ternak sapi dan ayam diubah jadi biogas, yang berguna untuk bahan bakar memasak pengganti gas elpiji dan tenaga listrik. Bukan kah ini sangat bagus pak dan di terapkan di semua desa di Jawa Tengah dan Indonesia, selain Indonesia bisa irit juga, masyarakat juga irit dan terbantu dari segi listrik dan gas,mohon dipertimbangkan usulan saya dan segera dibuat program seperti ini di semua desa, kita mulai dari Jawa tengah, supaya bisa jadi contoh tuk daerah lainnya, semangat pak Ganjar sehat selalu, Indonesia maju dan Jaya

Disposisi

Sabtu, 24 September 2022 - 08:10 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Verifikasi

Senin, 26 September 2022 - 06:44 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

laporan diterima

Progress

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:09 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Tindak lanjut

Selesai

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 18:09 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

1. Terimakasih atas masukannya. Bahwa pemanfatan biogas dari kotoran ternak maupun limbah tahu, telah dikembangkan di seluruh Jateng yaitu sekitar 30.000 m3, yang dibangun oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah (APBD), pemerintah Kab./Kota, pemerintah pusat (APBN), Lembaga non pemerintah maupun secara swadaya oleh masyarakat. Sebagai upaya mencapai target prosentase EBT dalam bauran energi sebesar 21,32% pada tahun 2025. Yg saat ini telah mencapai 13,38%. Sebagai tambahan informasi, bahwa potensi Biogas di seluruh wilayah Jateng sekitar 1.047.262m3 2. Kabupaten Jepara terdapat beberapa infrastruktur Biogas seperti di Kec. Mlonggo Kec. Keling dan Kec. Donorojo. Bantuan biogas di kec. Mlonggo dengan kapasitas 20M3, termasuk pipa jaringan gas, kompor dan pemantik nya. 3. Jika panjenengan memiliki informasi potensi biogas atau pembangunan energi baru terbarukan dapat menyampaikan pada website kami.