Yth. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Tembusan: Gubernur Jawa Tengah
Hal: Usulan Pembukaan Koridor Baru Trans Jateng Rute Wonosobo – Purwokerto
Dengan hormat,
Saya mengajukan usulan strategis terkait perluasan layanan koridor Trans Jateng, khususnya untuk rute Wonosobo–Purwokerto (via Bukateja, Kabupaten Purbalingga).
Usulan ini didasari oleh urgensi kebutuhan transportasi publik bersubsidi pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar. Kenaikan harga tersebut telah memicu lonjakan tarif bus swasta secara signifikan dan tidak proporsional. Saat ini, tarif perjalanan dari Terminal Wonosobo menuju Bukateja dapat menembus angka di atas Rp50.000. Bagi komuter harian, pelajar, pekerja, dan pedagang kecil, beban biaya ini sangat mendisrupsi mobilitas dan produktivitas ekonomi daerah.
Absennya alternatif transportasi umum yang terjangkau di jalur lintas kabupaten ini membuat masyarakat terjebak pada dominasi armada swasta yang memiliki kendali penuh atas harga. Oleh karena itu, ekspansi Trans Jateng ke rute Wonosobo–Purwokerto merupakan intervensi yang sangat dibutuhkan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran layanan ini tidak hanya akan menstabilkan biaya logistik dan transportasi masyarakat, tetapi juga menjamin standar keamanan dan kepastian jadwal yang kerap diabaikan oleh angkutan swasta.
Saya mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait untuk segera menjadwalkan studi kelayakan (feasibility study) terhadap pembukaan rute ini, atau setidaknya rute Trans Jateng yang terintegrasi dengan koridor utama menuju wilayah Semarang.
Mobilitas masyarakat yang efisien adalah tulang punggung perekonomian provinsi. Demikian usulan ini saya sampaikan untuk menjadi perhatian dan ditindaklanjuti secara nyata.