Assalamu'alaikum Wrb Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua. Selamat pagi, sebelumnya izin memperkenalkan diri saya siswa SMK Negeri 1 Wonosobo. Izin menyampaikan bahwa saya mewakili teman teman saya, kami menyampaikan rasa sangat keberatan dengan kebijakan baru dari Wakil Gubernur Jawa Tengah tentang 6 hari sekolah. Kebijakan tersebut di rasa sangat membebani kami baik siswa maupun Bapak/Ibu Guru, karena dengan kebijakan tersebut kami yang semula di hari sabtu dapat melakukan banyak kegiatan positif baik itu di rumah maupun di luar rumah, sebagai contoh membersihkan rumah, membantu orang tua, mengerjakan tugas, berorganisasi, dan masih bayak sekalia kegiatan positif lain yang biasa kami lakukan di hari libur tersebut. Di Kabupaten Wonosobo khusunya di SMK Negeri 1 Wonosobo masih banyak sekali siswa dan Bapak/Ibu Guru yang berdomisili jauh dari sekolah, ada yang di pedalaman/pelosok desa, luar Kabupaten Wonosobo, dan masih banyak lagi, belum bagi siswa atau Bapak/Ibu Guru yang masih terhalang alat transportasi, sebagai contoh ada salh satu teman saya yang berdomisili sekitar 20 kilometer lebih bahkan ada yang menyentuh 30 an kilometer lebih dan saya rasa masih ada lagi teman teman saya di sini yang jauh lebih dari itu, selanjutnya ada Ibu guru saya yang berdomisili di Kabupaten Banjarnegara dan setiap harinya beliau harus menempuh jarak yang sangat sangat jauh dengan menggunakan bis umum, beliau harus berangkat pagi pagi sekali dari rumah dan pulang se segera mungkin agar tidak ketinggalan bis, lalu ada mantan Kepala SMK Negeri 1 Wonosobo yang kemarin hari di pindah tugas ke SMK Negeri 1 Kalibawang, jarak tersebut sangatlah tidak sedikit, beliau berdua sudah tidak jauh dari usia pensiun dan seharusnya ASN yang sudah mendekati usian pensiun di tempatkan di yang jaraknya dekat dengan rumah, tapi kenyataanya di lapangan malah masih banyak sekali Bapak/Ibu Guru yang sudah mendekati usia pensiun malah jarak ke tempat kerjanya semakin jauh dari rumah. Tidak luput dari itu terdapat seorang Guru di SMK Negeri 1 Sapuran setiap harinya harus menempuh jarak sejauh 20 km untuk berangkat dan pulang bekerja. Sekarang sudah cukup banyak Pemerintah Kabupaten/Kota yang akan memulai 5 hari sekolah dan bahkan ada yang sudah di jalankan, seagai contoh Kota Semarang dimana SD dan SMP di Kota Semarang sudah menerapkan 5 hari sekolah. Kebijakan 6 hari sekolah kami rasa sangat tidak relevan dengan kondisi saat ini, mengingat kebijakan baru di beberapa Kabupaten/Kota yang mulai menerapkan 5 hari sekolah tetapi mengapa malah Pemerintah Provinsi Jawa Tenga memberlakukan kebijakan 6 hari sekolah, hal tersebut juga sangat tidak adil bagi Bapak/Ibu Guru dimana pegawai ASN Pemrov. Jateng yang berada di kantor Dinas/Badan menerapkan 5 hari kerja, terutama yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dimana pegawai yang bekerja dikantor hanya 5 hari kerja tetapi kenapa malah yang bekerja sebagai Guru di SMAN/SMK akan 6 hari kerja, bukankah tugas Guru lebih mulia karena mendidik calon pemimpin bangsa. Jadi sangat besar harapan kami agar kebijakan 6 hari sekolah/6 hari kerja di lingkungan SMA/SMK di Jateng dapat di cabut atau di batalkan. Mohon untuk di kaji ulang dan kami ucapkan terima kasih yang sebeser besarnya. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP44604842
Disposisi
Kamis, 20 November 2025 - 11:00 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke DINAS PENDIDIKAN
Verifikasi
Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIBDINAS PENDIDIKAN
LAPORAN DITERIMA
Progress
Jumat, 21 November 2025 - 07:52 WIBDINAS PENDIDIKAN
terimakasih atas laporannya , untuk sekolah 6 hari merupakan kewenangan pusat , menunggu kajian resminya terlebih dahulu yaa
Selesai
Rabu, 03 Desember 2025 - 11:08 WIBDINAS PENDIDIKAN
ADUAN TELAH DISELESAIKAN