DUGAAN PENYIMPANGAN PEMBANGUNAN RABAT BETON RT 02/RW 03 Danu, DESA PAWEDEN
Mohon dilakukan pemeriksaan/audit atas kegiatan pembangunan rabat beton RT 02/RW 03 Danu, Desa Paweden, karena terdapat dugaan ketidaksesuaian antara RAB/SPJ dengan pelaksanaan di lapangan, antara lain:
1. Pasir urug diduga tidak digunakan/dibeli, namun dalam anggaran/SPJ diduga tetap dicairkan. Mohon diperiksa volume dan nilai pasir urug dalam RAB dengan kondisi fisik di lapangan serta bukti pembeliannya.
2. Batu pecah 2/3 diduga tidak dibeli sesuai RAB. Pelaksanaan diduga hanya menutup/memanfaatkan makadam yang sudah ada, bukan menggunakan material batu pecah 2/3 sebagaimana spesifikasi pekerjaan.
3. Ketebalan rabat beton diduga tidak sesuai volume RAB. Ketebalan diduga hanya dibuat lebih tebal pada bagian pinggir agar secara visual terlihat sesuai, sedangkan bagian tengah masih berupa batu makadam. Mohon dilakukan pengukuran ketebalan dengan pemeriksaan langsung/pengeboran (core sampling) pada beberapa titik, bukan hanya pemeriksaan dokumen.
4. Dugaan pekerja fiktif. Berdasarkan kondisi lapangan, pekerjaan fisik disebut hanya dikerjakan oleh 3 orang, yaitu Prianto, Wahid dan Wahyu, sedangkan dalam SPJ diduga terdapat nama pekerja lebih banyak. Upah pekerja juga disebut diborongkan sekitar Rp30.000 per meter. Mohon dilakukan klarifikasi langsung kepada seluruh nama pekerja yang tercantum dalam SPJ.
5. Dugaan pembayaran pekerjaan pembersihan rumput yang tidak dilaksanakan sebagaimana SPJ. Pembersihan diduga hanya dilakukan melalui kerja bakti masyarakat, tetapi terdapat pencairan HOK/upah pembersihan rumput. Mohon diperiksa daftar pekerja, jumlah HOK, tanda tangan penerima, serta bukti pelaksanaan pekerjaan.
6. Dugaan mark-up/pembayaran material tidak sesuai kondisi riil, khususnya semen, pasir dan batu pecah 2/3. Mohon dibandingkan antara RAB, nota/faktur pembelian, volume material yang benar-benar datang ke lokasi, harga satuan, serta volume yang terpasang.
7. Mohon dilakukan penghitungan potensi kerugian keuangan negara/desa secara menyeluruh, meliputi material yang tidak dibeli tetapi dicairkan, selisih volume pekerjaan, selisih ketebalan rabat, kelebihan pembayaran HOK/pekerja, pekerjaan pembersihan rumput yang tidak dilaksanakan, serta selisih harga/material apabila ditemukan.
Saya meminta pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi dan tidak hanya berdasarkan SPJ/LPJ, dengan mengukur panjang, lebar, ketebalan dan komposisi material rabat beton serta meminta keterangan dari pekerja dan warga yang mengetahui pelaksanaan pekerjaan.
Apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pembayaran atas pekerjaan/material yang tidak direalisasikan atau tidak sesuai spesifikasi, mohon ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan dihitung nilai kerugian yang sebenarnya berdasarkan hasil pemeriksaan resmi.