Rincian Aduan
LGWP41990253
Saya ingin menyampaikan aspirasi terkait banjir berulang di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, yang setiap musim penghujan berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya petani yang mengalami kerusakan tanaman dan gagal panen.
Banjir di wilayah tersebut telah terjadi berulang selama bertahun-tahun.
Saya telah menghubungi BBWS Pemali Juana dan memperoleh informasi bahwa terdapat rencana Normalisasi Sungai JU1 ±10 km dan Sungai Juana ±26 km melalui program FMNJP tahun 2026–2028, yang saat ini masih dalam tahap reviu desain dan inventarisasi.
Sehubungan dengan hal tersebut, saya memohon perhatian dan pengawalan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait:
1. Apakah Desa Karangrowo termasuk wilayah yang akan terdampak langsung/menjadi penerima manfaat dari rencana normalisasi tersebut?
2. Mengingat pelaksanaan proyek ditargetkan hingga 2028, apa langkah mitigasi yang dapat dilakukan sebelum proyek selesai agar banjir tidak terus menyebabkan gagal panen setiap musim penghujan?
3. Mohon Pemerintah Provinsi dapat mengawal koordinasi Pemkab Kudus dengan BBWS Pemali Juana terkait percepatan normalisasi/pengerukan sungai dan penanganan titik rawan banjir di Karangrowo.
4. Apakah dapat dilakukan kajian dan pemetaan khusus terhadap sumber serta jalur aliran banjir di Karangrowo, sehingga penanganan tidak hanya bersifat responsif setelah banjir terjadi?
Kami memahami bahwa kewenangan pengelolaan sungai dapat melibatkan pemerintah kabupaten, provinsi, maupun BBWS.
Namun, mengingat dampaknya yang terus berulang terhadap masyarakat dan sektor pertanian, kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat membantu memastikan adanya solusi mitigasi yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, bukan hanya penanganan setelah bencana terjadi.
Atas perhatian dan tindak lanjutnya, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,