Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP20013422

Rincian Aduan

LGWP20013422

Selesai Public
KABUPATEN SEMARANG
18 Jul 2020
0 ditandai
Sdn1 susukan mengadakan pembelian buku LKS wajib dan buku bupena tidak wajib serta banyak lagi pungli2 yg setiap saat dimintakan ke walimurid seperti sumbangan pengecatan sekolah pembuatan lahan parkir guru dan sumbangan /bungbum 2x dalam satunminggu keanak murid dan anak murid akan dimarahin kalo tidak memberikan bungbum/sumbangan sukarela.mohon dibantu pak Ganjar kami rakyatmu sebagian dari kami banyak yg dibawah garis kemiskinan tp untuk bayar buku kami sangat keberatan harga 350rb satu aoket untuk kelas 3 dan 5 SD bahasa sekolqhqn buku pendamping tidak dipaksa yg mau beli sjaa tp yg gak bs b3li anak2 wajib nulis materi pembelajaran dibuku tulis batik segitu banyak apagak memberatkan anak2 jg.kami mohon pak ganajr mana sekolah SD yg katanya wajib belajar gratis dari pemerintah buku bos aj disimpan di perpustakaan bukan untuk pembelajaran gmana anak2 kami mau pintar kalo ortu nya gak punya uang.mohon solusinya pak Ganjar terima kasih banyak.dan smoga aduan ini bs cepat direspon DNS berguna bagi temn2 yg sedang kesusahan dan dizaman covid ini.salam sehat selalu warga Jateng terima kasih banyak

Disposisi

Minggu, 19 Juli 2020 - 18:44 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Semarang

Verifikasi

Senin, 01 Maret 2021 - 11:49 WIB

Kabupaten Semarang

akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk ditindak lanjuti, terima kasih

Progress

Senin, 13 Februari 2023 - 10:25 WIB

Kabupaten Semarang

Terimakasih telah menghubungi Kami, Prinsipnya tidak ada edaran atau anjuran dari Dinas ke sekolah tentang pembelian LKS dan buku lainnya , 

 Kalaupun ada sekolah yg melakukan jual beli buku di Sekolah , nanti akan kami Monitoring dan Evaluasi , dan kalau terjadi akan kami hentikan dan tindaklanjuti. Mohon maaf untuk ketidaknyamanannya. Terimakasih

Selesai

Senin, 13 Februari 2023 - 10:25 WIB

Kabupaten Semarang

terima kasih atas laporan anda. Mohon ijin laporan ditutup karena sudah lama selesai ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Ke depannya kami akan lebih baik dalam melayani masyarakat. kami mohon maaf