Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP15823642

Rincian Aduan

LGWP15823642

Selesai Public
KABUPATEN SEMARANG
12 Jul 2021
0 ditandai
Assalamualaikum ijin lapor pak... Para bapak semua yang bisa menampung keluhan dari kami... Langsung saja ke pokok permasalahan . Pak saya orang kecil atau awam kurang tau di permainkan atau memang benar semoga benar .. Adik saya 17 hari yang lalu sakit datang ke puskesmas padahal mau periksa malah di suruh swab lalu di tes dan keluar hasil positif covid dan di suruh isolasi mandiri... Sesampain nya isolasi dari pihak puskesmas atau pun dari pihak dinas kesehatan tidak ada yang mengikuti perkembangan kondisi Adik saya selama isolasi mandiri selama 14 hari sudah lewat malah lebih... Dan hari ini datang ke puskesmas mau periksa ulang dan mau minta surat keterangan dari puskesmas bahwa sudah menjalankan isolasi mandiri dan mau periksa apakah semudah sembuh .. tapi apa yang di dapat seakan akan puskesmas malah suruh adik saya periksa sendiri ke klinik... La ini maksudnya gimana seakan akan akan tidak ada pertanggung jawaban... Iya kalo kami punya duit kalo tidak.... Tolong pak bukan seperti ini di puter puter ga jelas

Disposisi

Senin, 12 Juli 2021 - 10:15 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Semarang

Verifikasi

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:32 WIB

Kabupaten Semarang

Terima kasih , akan segera ditindaklanjuti instansi terkait.

Progress

Jumat, 27 Januari 2023 - 15:56 WIB

Kabupaten Semarang

Sesuai Permenkes dan buku panduan penanganan covid-19, apabila sudah melakukan isolasi selama 14 hari dan tidak ada tanda gejala lanjutan, maka sudah dinyatakan sembuh tanpa follow up PCR ataupun antigen.

 Apabila yang bersangkutan ada gejala maka boleh datang ke faskes puskesmas untuk diperiksa lanjutan.

 Terimakasih

Selesai

Jumat, 27 Januari 2023 - 15:56 WIB

Kabupaten Semarang

terima kasih atas laporan anda. Mohon ijin laporan ditutup karena sudah lama ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Ke depannya kami akan lebih baik dalam melayani masyarakat. kami mohon maaf