Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP10209794
Rincian Aduan
LGWP10209794
Selesai
Public
Bantuan Minyak goreng sama covid 19 di desa kandang rejo tidak merata pak. Hanya untuk kalangan keluarga pamong desa. Khususnya warga dusun Gendingan RT02/03 banyak yg tidak dapat. Padahal perintah dari pusat presiden jokowi memberikan bantuan kepada seluruh masyarakat. Tolong pak. Di mediasi pihak desa dan tanyakan pada warga yg tidak mendapatkan bantuan sama sekali selama covid-19. Masalahnya apa dan kenapa tidak dapat. Terima kasih
Disposisi
Rabu, 20 April 2022 - 14:04 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Grobogan
Verifikasi
Rabu, 20 April 2022 - 18:21 WIBKabupaten Grobogan
Laporan diterima
Progress
Rabu, 20 April 2022 - 18:22 WIBKabupaten Grobogan
Laporan kami koordinasikan ke OPD terkait.
Selesai
Rabu, 20 April 2022 - 18:25 WIBKabupaten Grobogan
Laporan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kecamatan Klambu Kabupaten Grobogan.
Menindaklanjuti laporan Saudara dan hasil klarifikasi dengan Pemerintah Desa dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Untuk bantuan selama Covid sudah merata baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi serta Dana Desa berupa BLT sesuai kreteria.
2. Untuk BST, BPNT dan PKH sudah tersalurkan melalui proses mekanisme/kreteria yang ada.
3. Untuk bantuan Minyak Goreng data KPM berasal dari Kemensos, undangan barkot pihak desa tinggal membagikan sesuai NIK, by name dan by Adress sebanyak 608 orang.
4. Di Desa Kandangrejo yang menjadi kecemburuan, data DTKS/penerima Bansos jumlahnya terbatas dan perlu update. Sehingga tidak bisa memenuhi harapan semua warga yang tidak mampu untuk menerima bantuan sosial.
Demikian dan terima kasih
1. Untuk bantuan selama Covid sudah merata baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi serta Dana Desa berupa BLT sesuai kreteria.
2. Untuk BST, BPNT dan PKH sudah tersalurkan melalui proses mekanisme/kreteria yang ada.
3. Untuk bantuan Minyak Goreng data KPM berasal dari Kemensos, undangan barkot pihak desa tinggal membagikan sesuai NIK, by name dan by Adress sebanyak 608 orang.
4. Di Desa Kandangrejo yang menjadi kecemburuan, data DTKS/penerima Bansos jumlahnya terbatas dan perlu update. Sehingga tidak bisa memenuhi harapan semua warga yang tidak mampu untuk menerima bantuan sosial.
Demikian dan terima kasih