Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWP09468858

Rincian Aduan

LGWP09468858

Selesai Public
KABUPATEN DEMAK
21 Sep 2022
0 ditandai
Operasional dan berkembangnya pabrik SU merusak lingkungan pertanian dan perumahan warga, limbah pabrik menimbulkan polusi udara parah yang berdampak pada kesehatan warga. Warga merasakan sesak napas, batuk, pilek akibat udara yang sangat tercemar. Mohon ditindaklanjuti, agar dapat dikembalikan fungsinya sebagai tanah pertanian seperti semula.

Disposisi

Rabu, 21 September 2022 - 10:32 WIB

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Demak

Verifikasi

Rabu, 21 September 2022 - 10:54 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu   Terima kasih telah memanfaatkan media ini untuk berbagi

Progress

Rabu, 21 September 2022 - 10:55 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu   Terima kasih untuk saat ini aduan sedang kami koordinasikan dengan instansi terkait

Selesai

Rabu, 21 September 2022 - 13:19 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu 

Terima kasih telah memanfaatkan media ini untuk berbagi, terkait aduan tentang pencemaran di lingkungan warga Kembangarum dari Pabrik Saprotan Utama pemerintah desa tidak sanggup menangani karena Industri skala besar. Jika home industri dimungkinkan masih ditoleransi oleh warga. Oleh karenanya dinas terkait dalam Hal ini dapat membantu warga untuk menangani baik linkungan maupun koordinasi dengan pihak perusahaan. Terima kasih perlu kami sampaikan, bahwa pabrik tersebut yang gudangnya terbakar baru-baru kemarin. (Pemdes. Kembangarum)


Yth. Sdr. Pengadu 
 
Hasil Verifikasi Lapangan oleh DLH Kab. Demak,
Atas aduan warga Desa Kembangarum di Laporgub tanggal 21 September 2022 terkait pencemaran lingkungan akibat proses produksi CV. Saprotan Utama, Jl. Raya Semarang-Purwodadi Km 16,5 Desa Kembangarum, Kec. Mranggen, Kab. Demak, sbb:
 
Terjadinya polusi udara di sekitar tempat Produksi Pupuk CV. Saprotan Utama, Desa Kembangarum di sebabkan karena:
1. Filter penyaring debu pada alat penangkap debu/Desk Colector bocor, sehingga penangkapan debu dan asap tidak maksimal.
2. Sprayer penyemprot air untuk melunturkan debu terjadi penyumbatan, mengakibatkan tidak maksimalnya penaangkapan debu dicerobong.
 
Hal-hal yang sudah di lakukan pihak Devisi Produksi CV. Saprotan Utama:
1. Penghentian produksi/mematikan mesin produksi mulai Rabu, 21 September 2022.
2. Melakukan perbaikan, penggantian Filter dan slang Sprayer yang tersumbat pada cerobong Desk Colector.
3. Melakukan Uji coba setelah melakukan perbaikan sampai alat berfungsi sempurna.
4. Sosialisasi ke warga sekitar khususnya di wilayah RW 07 (berdekatan dengan bagian produksi), melalui perwakilan Ketua RW, RT dan Kepala Desa Kembangarum 
 
Demikian laporan ini kami sampaikan, dokumentasi sebagaimana terlampir.