Selamat siang Bapak Gubernur Jawa Tengah,
Mohon kiranya dilakukan tindakan dan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran Pemerintah Kabupaten Tegal, khususnya pada sektor konstruksi jalan, gorong-gorong, dan pedestrian.
Banjir yang terjadi saat ini bukan semata karena faktor alam, melainkan akibat kelalaian dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Pembangunan jalan dan pedestrian tidak disertai sistem drainase yang memadai, sehingga air tidak memiliki jalur masuk ke gorong-gorong dan akhirnya meluap ke jalan serta permukiman warga. Kondisi ini jelas merugikan masyarakat, baik dari sisi aktivitas harian maupun ekonomi.
Kami mohon agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada proyek rutin, tetapi benar-benar mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Kerugian yang dialami warga bisa jauh lebih besar dibanding nilai proyek itu sendiri.
Pembangunan jalan yang hanya fokus pada peninggian badan jalan tanpa pembenahan trotoar dan drainase justru menyebabkan rumah warga menjadi langganan banjir. Pembangunan pedestrian tanpa jalur air menuju gorong-gorong, serta pembiaran penutupan gorong-gorong oleh warga tanpa pengawasan, semakin memperparah situasi.
Kami mohon atensi serius dari Bapak Gubernur, dan kiranya tidak menjadikan faktor alam sebagai satu-satunya alasan, karena permasalahan utama terletak pada perencanaan dan pengawasan pembangunan.
Hormat kami,
Masyarakat terdampak