Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWA97034571
Rincian Aduan
LGWA97034571
Verifikasi
Public
Alamat: Kabupaten/Kota KabupatenSemarang, Kecamatan KecamatanAmbarawa, Kelurahan KelurahanPojoksari. Laporan : Assalamualaikum pak,
pak mohon maaf bukan saya maksud untuk mengkritisi apa yang sudah dirangkumkan oleh pemerintah terkait dengan pendaftara SMAN/SMKN jalur zonasi.
pasti ada sisi + & - nya
saya kelulusan SMAN tahun 2020 (tahun dimana kelulusan tanpa perpisahan) bukan masalah besar untuk saya pak.
setelah saya lulus selang 1 thn berlalu saya mendengar kabar ada jalur baru pendaftaran yaitu jalur ZONASI, saya sempar berfikir "wah itu mungkin jalur untuk memudahkan siswa menempuh sekolahnya ATAU merupakan sarana untuk sekolah agar mendapatkan murid seperti dengan sekolah favorit lain"
tapi tepat si tahun 2023 ini saya merasakan dampaknya (karena adik sy pendaftaran masuk SMAN dia ingin 1 almamater dg saya)
saya rasa pikiran positif saya 2 tahun lalu bisa mengakibatkan berkah bagi saya sekeluarga
TERNYATA
semuanya hanya pikiran saya
adik saya dengan nilai 60.72 (ini nilai statistik PPDB tertinggi 70.0)
harus kalah dengan sistem zonasi ini
dimana anak2 zonasi dengan jarak 60-300meter dari sekolah dengan nilai JAUH dibawah adik saya bahkan ada yang 50.02 bisa diperingkat atas
di sekolah almamater saya yang notabene dulu SEKOLAH FAVORIT di daerah saya
mau dimasukkan ke PRESTASI juga kurang sedikit lagi
mau dimasukkan ke AFIRMASI? ortu Alhamdulillah lengkap walau perannya tidak lengkap, bukan penerima KIP dan bukan ANAK PUTUS SEKOLAH
jalur ANAK GURU? ibu saya hanya IBU RUMAH TANGGA
jalur ortu PINDAH DINAS? ortu saya pindah hati bukan pindah dinas
lalu jalur apalagi?
tolong pak hapuskan saja sistem zonasi yang tidak adik ini, sedikitkan saja jikalau belum bisa dihapus 🙏🏻
Terimakasih sebelumnya, mohon maaf jikalau perkataan saya kurang berkenan 🙏🏻
Disposisi
Selasa, 27 Juni 2023 - 08:21 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke DINAS PENDIDIKAN
Verifikasi
Selasa, 27 Juni 2023 - 08:46 WIBDINAS PENDIDIKAN
LAPORAN DITERIMA