Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWA96890740
Rincian Aduan
LGWA96890740
Selesai
Public
Alamat: Kabupaten/Kota BLORA, Kecamatan RANDUBLATUNG, Kelurahan KUTUKAN
Laporan: Assalamu'alaikum., Mohon ma'af Pak saya langsung Saja ke pertanyaan : Sebenarnya anggaran bantuan bedah rumah untuk warga tidak mampu kususnya rumah yang tidak layak huni nominalnya berapa Rupiah sih Pak.? Didesa saya Kutukan, Randublatung, Blora untuk satu warga di jatah / anggaran 20juta itu tenaga kerja masih ditekan (gotong royong tetangga). bisa dicek sekarang tgl 1 juni 2022 masih sedang dikerjakan pembangunan, bila perlu saya bisa kirim foto hasil bangunannya apakah sudah layak / standart karena saya rasa jauh dari kata itu. Tapi mohon maaf pak kalo berita ini sampai pada pejabat2 kita yang ada akan tambah ribet dan meributkan rakyat kecil. Semoga dibaca dan terimakasih
Disposisi
Kamis, 02 Juni 2022 - 08:28 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
Verifikasi
Kamis, 02 Juni 2022 - 20:50 WIBDINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
laporan diterima
Progress
Kamis, 02 Juni 2022 - 20:58 WIBDINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
menanggapi laporan yang saudara sampaikan. pertaama saya infokan dulu,
bahwa nilai bantuan 20 juta adalah bantuan dari BSPS Kementerian PUPR bukan dari Anggaran APBD Provinsi/GUBERNUR, dengan rincian 17,5 juta berupa material dan 2,5 juta bantuan upah tenaga kerja.
Kalau bantuan dr PROVINSI/GUBERNUR Nilainya 12 juta berupa Rp 10 juta material dan Rp. 2 juta bantuan utk tenaga kerja. monggo saudara bisa meminta penjelasan dr pemerintah desa setempat.
Bantuan dari pemerintah sifatnya hanya STIMULAN artinya tetap dibutuhkan swadaya dr penerima bantuan, swadaya bisa berupa uang, material dan juga tenaga kerja. Harap dimaklumi bahwa anggaran pemerintah nilainya terbatas, masih ada jutaan warga di jawa tengah bahkan di Indonesia yang sangat membutuhkan juga. Anda seharusnya bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan.
Selesai
Kamis, 02 Juni 2022 - 21:00 WIBDINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN
proses pemberian bantuan selalu didampingi oleh TFL (fasilitator) ataupun dilaksanakan oelh POKMAS. sebelum membelanjakan bantuan tsb, selalu dibuat rencana kebutuhan atau rencana kerja. sehingga sejak awal pemilik rumah sudah tau kebutuhannya apa saja, volume material yang dibutuhkan apa saja, dan harga satuannya juga sudah diperhitungkan. Pembelian material di toko setempat/lokal. seharusnya penggelapan bantuan sangat minim untuk dilakukan, biasanya selisih harga dipegaruhi oleh jarak antara toko material dg lokasi rumah. atau karna beban untu biaya ritasi/pengangkutan material jika lokasinya sulit dijangkau.
dan masing-masing penerima bantuan kondisinya berbeda2, sesuai kasus kerusakan yang ditangani. selain itu juga mencukupkan uang bantuan yang ada, sehingga memang dibutuhkan dukungan sukarela dr sanak saudara ataupun warga sekitar untuk membantu meringankan beban.
dan sekali lagi jangan terlalu berprasangka negatif dan belum tentu kebenarannya.