Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWA59675233

Rincian Aduan

LGWA59675233

Selesai Public
KABUPATEN KENDAL
01 Jan 2023
0 ditandai
Alamat: Kabupaten/Kota Kendal, Kecamatan Kaliwungu, Kelurahan Sarirejo.
Laporan : Assalamu'alaikum Pak Ganjar Perkenalkan saya Sandycha, seorang IRT dengan 2 orang anak dan 1 anak bayi, kebetulan suami juga kerja di Jepara jadi sehari-hari saya dirumah hanya dengan anak-anak. Rumah saya di perum graha pelangi gang lembayung Rt. 13/ Rw. 9, Desa Sarirejo, Kaliwungu, Kendal. Saya mau cerita kalau setiap hujan dengan curah hujan tinggi rumah belakang pasar pagi sampai ke arah jalan arteri selalu banjir dan parahnya banjirnya itu perlu waktu 1 harian lebih untuk surut. Dan permasalahannya disini walaupun kami tinggal diperumahan tapi kalau banjir berhari-hari kan kasian yang tidak ada tempat mengungsi dan tidak ada bantuan dari pemerintah saat banjir terjadi apalagi dengan kondisi saya yang tanpa bantuan kepala keluarga. Sedangkan pada saat yang sama didaerah kendal bapak bupati bisa mendatangi dan memberi bantuan pada wilayah itu padahal disitu banjir hanya sebentar. Sebenarnya keadaan yang mengkhawatirkan itu kan yang warganya terendam banjir beberapa hari. Minta tolong kami warga perumahan juga diperhatikan. Walaupun kami tinggal diperumahan kami kan juga warga bapak, dan di Kaliwungu itu yang tinggal diperumahan sebenarnya banyak yang menengah kebawah. Hal lainnya lagi saya minta tolong diupayakan kalau bisa banjir itu segera surut, jadi tidak perlu waktu 1 hari lebih. Sekedar info selama 8 tahun saya tinggal disitu saya sudah mengalami 4x banjir. Dan parahnya pada tahun 2022 ini saya mengalaminya 2x tepatnya pada awal bulan November dan yang terbaru 31 Desember 2022 kemarin. Dan selama 4x saya mengalami banjir selalu perlu waktu 1hari lebih untuk surut. Mohon tindakan dan penanganannya segera Pak Ganjar. Karena berita dari BMKG katanya curah hujannya awal tahun ini masih sangat tinggi.

Disposisi

Minggu, 01 Januari 2023 - 12:53 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Kendal

Verifikasi

Senin, 02 Januari 2023 - 08:00 WIB

Kabupaten Kendal

terimakasih laporannya,kami bantu sampaikan ke dinas terkait, mohon bersabar nggeh

Progress

Rabu, 04 Januari 2023 - 12:53 WIB

Kabupaten Kendal

kondisi banjir di wilayah Kabupaten Kendal cukup ekstrem di tahun ini, sehingga ada kecamatan-Kecamatan lain yang juga terdampak banjir. Adapun permasalahannya juga berbeda-beda, baik terkait drainase yang macet karena banyak sampah yang nyangkut, maupun desimentasi sungai yang sudah tinggi.

Menurut Bupati Kendal harus ada penanganan yang terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal terkait persoalan banjir. Hal itu juga sudah terlihat di Kecamatan Kendal, dengan adanya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada cuaca ekstrem wilayah tersebut kondisinya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kecamatan Kendal sudah melaksanakan program Kotaku, sehingga saat ini di Kelurahan Bandengan dan Karangsari kondisinya sudah lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, walau masih ada genangan namun tidak setinggi sebelumnya. Adanya genangan air ini karena pompa air yang belum difungsikan, sehingga saya minta untuk segera difungsikan, agar ke depan ada kontrol untuk airnya," kata Bupati Dico.

Bupati Kendal juga menerangkan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah, hingga saat ini masih ada 17 titik di wilayah Kabupaten Kendal, namun yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dapat terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Kita upayakan di tahun 2023 akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2023. Intinya Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal," tutur Bupati Dico.

Selesai

Rabu, 04 Januari 2023 - 12:53 WIB

Kabupaten Kendal

kondisi banjir di wilayah Kabupaten Kendal cukup ekstrem di tahun ini, sehingga ada kecamatan-Kecamatan lain yang juga terdampak banjir. Adapun permasalahannya juga berbeda-beda, baik terkait drainase yang macet karena banyak sampah yang nyangkut, maupun desimentasi sungai yang sudah tinggi.

Menurut Bupati Kendal harus ada penanganan yang terintegrasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal terkait persoalan banjir. Hal itu juga sudah terlihat di Kecamatan Kendal, dengan adanya program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kelurahan Bandengan dan Karangsari pada cuaca ekstrem wilayah tersebut kondisinya lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Kecamatan Kendal sudah melaksanakan program Kotaku, sehingga saat ini di Kelurahan Bandengan dan Karangsari kondisinya sudah lebih baik dari pada tahun-tahun sebelumnya, walau masih ada genangan namun tidak setinggi sebelumnya. Adanya genangan air ini karena pompa air yang belum difungsikan, sehingga saya minta untuk segera difungsikan, agar ke depan ada kontrol untuk airnya," kata Bupati Dico.

Bupati Kendal juga menerangkan, akibat hujan lebat sejak beberapa hari lalu yang mengakibatkan banjir dibeberapa wilayah, hingga saat ini masih ada 17 titik di wilayah Kabupaten Kendal, namun yang terpenting adalah kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir dapat terpenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal.

"Kita upayakan di tahun 2023 akan melakukan beberapa antisipasi, sehingga tidak terjadi banjir seperti tahun 2023. Intinya Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah Kabupaten Kendal," tutur Bupati Dico.