Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWA56311124

Rincian Aduan

LGWA56311124

Selesai Public
KABUPATEN TEGAL
14 Sep 2023
0 ditandai
Alamat: Kabupaten/Kota Kabupaten :Tegal, Kecamatan Kecamatan :Balapulang, Kelurahan Kelurahan :Desa Tembongwah. Laporan : Keluhan:Yth Terhormat,Bapak Gubernur..Posisi saya sekarang berada diDesa Pagongan,Kecamatan Dukuh Turi,Kabupaten Tegal..Saya ingin sampaikan keluhan dimana keluhan saya tentang tingginya harga beras dan melonjaknya kenaikan harga barang pokok,dimana banyak masyrakat semakin terpuruk ekonomi karena daya beli yang semakin merosot..Kekhawatiran akan krisis pangan dan gizi akan terjadi bila Pemerintah Pusat,Pemerintah Provinsi,dan Pemerintah Kabupaten tidak secepat mungkin menentukan kebijakan sebagai solusi.Terima kasih

Disposisi

Jumat, 15 September 2023 - 09:12 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Verifikasi

Senin, 18 September 2023 - 07:26 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Terima kasih laporannya

Progress

Selasa, 19 September 2023 - 08:26 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Kami telah berkoordinasi dengan Bidang terkait

Selesai

Selasa, 19 September 2023 - 08:27 WIB

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN

Dari permasalahan yang Saudara sampaikan dapat kami informasikan hal-hal sebagai berikut :

1.    Kondisi Umum :
a.    Pada asaat ini dalam musim Gadu / musim Kemarau /setelah panen ke2, luasan panen hanya +- 20% dari kondisi MT1 dan MT2;
b.    el Nino kekeringan meluas, spot2 yang berakibat panen kurang;
c.    Pola pasca panen padi berubah dari kering ke basah,  hasil panen langsung mengalir ke kantong-kantong (tengkulak dan pedagang Kab/Kota, Industri pengemasan), akibatnya mengurangi ketahanan pangan di masyarakat;
d.    Penduduk yang selama ini kebutuhan pokoknya dari non beras beralih ke beras (seperti penduduk Sebagian P. Irian Jaya dan sebagian penduduk Ambon)
e.    Beras masuk komodity industri (PT. Wilmar, beras indomaret,  beras Alfamert dan beras2 kemasan industri besar lain dikemas dalam kemasan 5 kg dan 25kg);
f.    Negara - negara produsen beras protek,  mengamankan stok di negara masing2,  seperti India melarang beras non Basmati.


2.    Jalan Keluar / Solusi yang telah dan akan dilaksanakan :
a.    Pemerintah melalui Bulog telah membanjiri pasar dengan beras SPHP yang harganya sesuai dengan HET, yaitu harga penjualan tertinggi hingga di tingkat konsumen maksimal Rp.10.900 per kg.
b.    Bulog Kanwil Jawa Tengah per tgl 11 September 2023 mulai mendistribusikan bantuan beras 10 kg hari ini. Tahap awal ada enam kabupaten yang mulai didistribusikan hari ini. Kabupaten Demak, Kabupaten Rembang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kota Tegal, dan Kabupaten Batang;
c.    Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah (Pemda) jangan ragu menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengendalikan dan menangani dampak inflasi.
d.    Mendorong penggunaan keanekaragaman pangan lokal non beras.
e.    Mendorong peran yang lebih luas BUMD Pangan , Koperasi dan BUMP dalam perannya memperkuat ketersediaan beras.
f.    Dunia perbankan dapat memberikan akses yang mudah dan luas bagi pelaku usaha di bidang pangan.

Demikian yang bisa kami sampaikan, matur suwun