Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGWA45695915

Rincian Aduan

LGWA45695915

Selesai Public
KABUPATEN SEMARANG
13 Jul 2021
0 ditandai
Alamat: Kabupaten Kab. Semarang, Kecamatan Kec. Ungaran Barat, Kelurahan Bandarjo Laporan: keluhan: Saya Dwi Budi Harto (sekeluarga 5 orang) adalah pasien Covid yg saat ini ditampung di Bapelkes Sewakul Ungaran. Kami (60an orang) pasien covid di Bapelkes Sewakul Ungaran, sudah beberapa hari (sejak tgl 6 Juli 2021) kehabisan air bersih utk MCK. Menurut petugas, ini terjadi krn PAM/PDAM MATI dan pompa air di sini RUSAK. Biasanya air nyala hanya pagi hari. Sejak tgl 6 Juli 2021 air mati siang-sore-hingga malam hari. Lebih parah lagi sejak tgl 11-7-2021, sepanjang hari tidak ada air. yang parah adl pasien covid di kamar-kamar lantai 2, sama sekali tidak ada air, padahal ada 60an pasien Covid-19 di sini. tolong Bpk Gubernur, mohon pegawai bawahannya bisa mengirimkan tangki air bersih (yg bisa mengambil air bersih di dekat Tirto Argo/Siwarak) yg bisa disalurkan ke kamar mandi pasien covid terutama di lantai 2. trm ksh, mudah2an yg sakit krn covid bisa didahulukan. Terima kasih perhatiannya ????

Disposisi

Selasa, 13 Juli 2021 - 10:30 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Semarang

Verifikasi

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:24 WIB

Kabupaten Semarang

Terima kasih masukan , saran yang disampaikan . akan kami sampaikan kepada pejabat yang berwenang mengambil keputusan. Keluhan Saudara akan kami perhatikan.

Progress

Jumat, 27 Januari 2023 - 16:05 WIB

Kabupaten Semarang

Selamat Pagi,

 Untuk saat ini aliran air di wilayah Sewakul dan sekitarnya terpantau sudah mengalir lancar..

 Apabila aliran air di lokasi Bapak masih mengalami kendala, dimohon menghubungi call center kami di nomor 081567811311

 Atas perhatiannya kami sampaikan terimakasih

Selesai

Jumat, 27 Januari 2023 - 16:05 WIB

Kabupaten Semarang

terima kasih atas laporan anda. Mohon ijin laporan ditutup karena sudah lama ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Ke depannya kami akan lebih baik dalam melayani masyarakat. kami mohon maaf