Kepada Yth.
Admin Gubernuran Jawa Tengah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah
di tempat
Perihal: Permohonan Survei Langsung dan Tindak Lanjut Perilaku Lalu Lintas Siswa SMK Muhammadiyah Bawang serta Penertiban Warung Rokok di Lingkungan SMA Negeri 1 Bawang
Dengan hormat,
Melalui surat ini, saya menyampaikan permohonan agar Admin Gubernuran Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dapat melakukan survei langsung di lingkungan SMA Negeri 1 Bawang, Kabupaten Batang, untuk merasakan dan melihat sendiri kondisi yang dialami oleh siswa, guru, dan warga sekitar akibat perilaku lalu lintas yang tidak tertib dari siswa SMK Muhammadiyah Bawang, serta menertibkan warung-warung di depan SMA yang menjual rokok dan menjadi tempat siswa merokok.
---
A. Data Survei dan Posisi Pelapor
Pengaduan ini saya sampaikan berdasarkan data hasil survei yang telah saya lakukan bersama SMA Negeri 1 Bawang, warga sekitar, dan masyarakat pengguna jalur sekitar. Survei melibatkan 239 responden yang semuanya merasakan langsung dampak dari perilaku tidak tertib di area tersebut.
Data hasil survei lalu lintas ini sudah saya berikan kepada pihak kesiswaan SMA Negeri 1 Bawang sebagai bahan pertimbangan dan koordinasi lebih lanjut.
Saya tegaskan bahwa:
· Saya adalah masyarakat umum, bukan pihak dari SMA Negeri 1 Bawang, dan tidak dibayar atau diupah oleh siapa pun.
· Saya bukan orang yang disuruh atau diutus oleh SMA, melainkan bergerak atas inisiatif sendiri karena kepedulian terhadap keselamatan bersama.
· Kehadiran saya di sini murni untuk menertibkan serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi semua pengguna jalan, terutama pelajar dan warga sekitar.
---
B. Hasil Survei (239 Responden)
1. Bahaya perilaku menyebrang siswa SMK: 92,5% responden menyatakan membahayakan siswa SMA yang menyeberang.
2. Parkir liar siswa SMK di depan warung SMA: 67,3% responden pernah melihat kejadian ini.
3. Siswa SMK merokok di depan SMA pada jam pelajaran: 64% responden pernah melihat.
4. Kontribusi SMK dalam pengamanan lalu lintas: 61,9% responden menyatakan SMK tidak konsisten atau tidak pernah membantu.
5. Solusi jalur sendiri untuk SMK: 94,6% responden setuju SMK menggunakan jalur depan sekolahnya sendiri dan membatasi melintasi gerbang samping SMA.
---
C. Titik Lokasi Keresahan
1. Lingkar SMA — ngebut, melawan arah, knalpot brong.
2. Jalan Provinsi depan SMAN 1 Bawang — pelanggaran lalu lintas dari siswa SMK.
3. Jalur belakang Balai Desa – SD Jlamprang — kecepatan tinggi, jalan sempit, mengancam anak SD dan warga.
4. Warung depan SMA (milik Ibu Yainun) — tempat siswa merokok saat berangkat dan pulang sekolah.
---
D. Lampiran Foto
1. Foto 1: Dokumentasi jalan yang sering diresahkan (Lingkar SMA dan jalur belakang Balai Desa – SD Jlamprang).
2. Foto 2: Diagram hasil survei: 94,6% responden setuju SMK memiliki jalur sendiri dari depan (jalur provinsi) dan tidak melewati jalur belakang.
3. Foto 3: Dokumentasi solusi dari masyarakat dan siswa-siswi SMA Negeri 1 Bawang.
---
E. Kondisi yang Ditemukan
1. Suara knalpot brong mengganggu konsentrasi belajar.
2. Siswa SMK sering memakan badan jalan dan mengambil jalur tengah, padahal jalan dua arah.
3. Pada jam pulang, siswa SMK memakan semua jalur dari depan SMA hingga Kantor Kecamatan Bawang, membahayakan pengguna jalan lain dan memperburuk citra sekolah.
4. Warung depan SMA (Ibu Yainun) menjual rokok dan menjadi tempat siswa merokok, melanggar kawasan bebas rokok di lingkungan sekolah.
Apresiasi:
Saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak SMA Negeri 1 Bawang yang sudah sangat tegas dalam menindak siswa yang merokok. Namun, upaya tersebut terkendala karena masih adanya warung di depan SMA yang menjual rokok dan menjadi tempat berkumpulnya siswa (termasuk dari SMK) untuk merokok, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.
---
F. Permohonan Survei dan Penertiban
Saya memohon kepada Admin Gubernuran Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk:
1. Melakukan survei langsung di lokasi pada jam kritis:
· Pagi (07.00 – 07.30 WIB)
· Pulang sekolah / Jumat setelah sholat Jumat (12.30 – 13.30 WIB)
2. Menertibkan warung depan SMA (Ibu Yainun) yang menjual rokok dan menjadi tempat siswa merokok.
---
G. Tujuan Akhir
Saya ingin agar warga merasa aman dan nyaman, serta lingkungan SMA tetap kondusif untuk proses belajar mengajar. Semua ini saya sampaikan bukan untuk menyudutkan pihak mana pun, melainkan demi keselamatan dan kenyamanan bersama — terutama bagi generasi penerus bangsa.
---
H.
Harapan Saya
1. Edukasi keselamatan berkendara untuk siswa SMK.
2. SMK menggunakan jalur depan sekolahnya sendiri.
3. Penertiban warung rokok oleh Satpol PP.
4. Langkah nyata agar perilaku ugal-ugalan dan merokok tidak terus berulang.
---
Saya sampaikan permohonan ini dengan penuh hormat dan niat baik. Atas perhatian dan tindak lanjutnya, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
(Masyarakat Peduli Keselamatan Lalu Lintas)
Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGMB99659881
Disposisi
Kamis, 23 Juli 2026 - 10:12 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke DINAS PENDIDIKAN