Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB89602367

Rincian Aduan

LGMB89602367

Selesai Public

Lampiran

KABUPATEN BLORA
07 Oct 2025
0 ditandai
No. 01/FPDI/X/2025 Hal : Meningkatkan Minat Animo Pertanian di Tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Jawa Tengah sebagai Pilot Project Kabupaten Blora
Kepada Yth, Gubernur Jawa Tengah Cq. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah di Semarang Dengan hormat, Sehubungan dengan tantangan regenerasi di sektor pertanian dan pentingnya ketahanan pangan di masa depan, kami dari Forum Pro Demokrasi dan Investasi (FPDI) mengajukan usulan untuk meningkatkan minat dan animo generasi muda terhadap pertanian.
Kami mengusulkan sebuah program percontohan (pilot project) yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Blora untuk kemudian direplikasi di seluruh Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali kecintaan dan pemahaman siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) terhadap dunia pertanian.
Inisiatif ini akan disinergikan dengan Program Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diusung oleh Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional.
Dasar Hukum dan Pertimbangan Usulan program ini didasarkan pada beberapa regulasi dan pertimbangan strategis, antara lain: Undang-Undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan: Mengamanatkan terwujudnya ketahanan pangan nasional yang salah satu pilarnya adalah sumber daya manusia yang berkualitas di bidang pangan dan pertanian.
Peraturan Pemerintah No. 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan: Menekankan pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2021 tentang Badan Pangan Nasional: Memberikan mandat kepada Bapanas untuk mengoordinasikan, merumuskan, dan menetapkan kebijakan ketersediaan, stabilisasi, serta konsumsi pangan.
Kurikulum Merdeka: Memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan potensi dan kearifan lokal, di mana pertanian merupakan salah satu sektor unggulan di banyak daerah di Jawa Tengah, termasuk Blora.
Secara faktual, minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian terus menurun.
Padahal, Jawa Tengah adalah salah satu lumbung pangan nasional yang membutuhkan sumber daya manusia pertanian yang unggul dan inovatif di masa mendatang.
Konsep dan Solusi Program Kami mengusulkan sebuah model pendidikan pertanian yang terintegrasi dan modern, jauh dari kesan tradisional dan kotor.
Program ini dapat diimplementasikan melalui beberapa langkah strategis berikut: Integrasi Kurikulum Pertanian Modern: Memasukkan materi pertanian modern (hidroponik, akuaponik, pertanian urban, dan pertanian digital) ke dalam mata pelajaran muatan lokal atau diintegrasikan dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Prakarya. "Sekolah Berkebun" sebagai Laboratorium Hidup: Mewajibkan setiap sekolah, sesuai dengan kondisi dan luas lahan yang dimiliki, untuk memiliki kebun sekolah atau media tanam modern sebagai sarana praktik langsung bagi siswa.
Kebun ini akan mengaplikasikan prinsip B2SA, di mana hasilnya dapat dikonsumsi oleh warga sekolah untuk perbaikan gizi.
Kolaborasi dengan Praktisi dan Industri: Menggandeng petani milenial sukses, akademisi dari perguruan tinggi, serta perusahaan di bidang agroteknologi untuk menjadi guru tamu atau mentor bagi siswa.
Lomba dan Apresiasi: Mengadakan kompetisi inovasi pertanian antarsekolah secara berkala di tingkat kabupaten hingga provinsi untuk merangsang kreativitas dan memberikan penghargaan bagi siswa dan sekolah yang berprestasi.
Sinergi Program B2SA: Hasil dari kebun sekolah dapat diolah menjadi menu sehat di kantin sekolah atau dalam program makan bersama, sekaligus menjadi media edukasi langsung mengenai pentingnya pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Kabupaten Blora dipilih sebagai lokasi pilot project karena memiliki potensi lahan serta tantangan regenerasi petani yang representatif, sehingga keberhasilan program di wilayah ini dapat menjadi model yang efektif untuk daerah lain. Rekomendasi dan Harapan Kami berharap Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat mempertimbangkan usulan ini dan membentuk tim kerja bersama yang melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya untuk merumuskan langkah teknis implementasi program. Forum Pro Demokrasi dan Investasi siap untuk berdiskusi lebih lanjut, memberikan masukan, serta mengawal realisasi program ini demi terwujudnya generasi muda Jawa Tengah yang cinta pertanian dan berdaulat atas pangannya sendiri. Atas perhatian dan kerja sama Bapak, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, Eko Budi Kasmijan Forum Pro Demokrasi dan Investasi

Disposisi

Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:48 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Blora

Verifikasi

Selasa, 07 Oktober 2025 - 10:11 WIB

Kabupaten Blora

Njih maturnuwun informasinya

Progress

Selasa, 07 Oktober 2025 - 10:12 WIB

Kabupaten Blora

Aduan kami teruskan ke tim dindik Blora

Selesai

Kamis, 09 Oktober 2025 - 09:48 WIB

Kabupaten Blora

silahkan kirim proposal ke kami nanti akan kami bantu berkoordinasi dengan pemprov jateng

DP4 siap untuk berdiskusi membahas kemajuan pembangunan pertanian di Kabupaten Blora dan di Jawa Tengah