Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB82926758

Rincian Aduan

LGMB82926758

Selesai Public

Lampiran

KABUPATEN KEBUMEN
29 Jul 2025
0 ditandai
tolong dinas kelautan dan dinas terkait kalian seolah2 tutup mata atau bagaimna? nelayan kebumen dan cilacap harus bertaruh nyawa setiap hari bahkan setiap minggu pasti ada korban laka laut,gara2 mangkraknya proyek pemecah ombak yang gagal terahir ada proggres sebelum pemilu habis itu selesai pemilu dan gak ada proggres malah membuat parah kondisi alur keluar masuk perahu!!! kalian butuh berapa banyak lagi korban baru mau berbenah???

Disposisi

Selasa, 29 Juli 2025 - 14:23 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

Verifikasi

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:38 WIB

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

terimakasih atas aduan saudara, segera kami naikkn ke bidang yang menangani

Progress

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:39 WIB

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

aduan telah kami naikkan ke bidang perikanan tangkap dinas kelautn dan perikanan prov. jateng

Selesai

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:43 WIB

DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN

1. Kami mengucapkan terimakasih atas laporan yang telah Saudara sampaikan dan sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kondisi perairan di pantai selatan Kabupaten Kebumen sangat ekstrem dengan tinggi gelombang 3-4 meter bahkan lebih saat musim tertentu dan nelayan harus bertaruh nyawa saat melakukan kegiatan penangkapan ikan sesuai dengan laporan yang Saudara sampaikan. 
2. Pembangunan breakwater tersebut dilakukan pada tahun 2014 dan 2016 yang dimaksudkan untuk memecah gelombang sehingga menciptakan perairan yang lebih tenang di kolam pelabuhan serta mengurangi risiko yang dihadapi oleh nelayan saat akan keluar masuk kawasan pelabuhan, akan tetapi pada tahun 2017 telah terjadi bencana gelombang tinggi sehingga batu bolder pada ujung breakwater longsor yang mengakibatkan terjadi kecelakaan nelayan karena perahu menabrak batu bolder tersebut
3. Menanggapi hal tersebut serta merespon keluhan nelayan, tahun 2024 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan penanganan sementara dengan melakukan penataan longsoran batu bolder sehingga mampu mengurangi risiko terjadinya kerusakan perahu dan korban jiwa
4. Sehingga masih perlu dilakukan peningkatan kapasitas breakwater yang membutuhkan anggaran kurang lebih 350 milyar untuk menyelesaikan permasalahan diatas. Akan tetapi mengingat kemampuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maka kami telah memohon kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan dan BBWS Serayu Opak agar dapat melaksanakan pembangunan breakwater tersebut