Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB60885885

Rincian Aduan

LGMB60885885

Selesai Public

Lampiran

KABUPATEN KUDUS
16 Apr 2026
1 ditandai
ada laporan warga di kantor Bppkad unit pelayanan pajak daerah kabupaten kudus ngurusin tanah lama banget 10 menit lebih. dan mau bayar pajak sama lama banget sampai masyarakat bosen disitu layar antrin mengurusi tanah engga di hidupkan speaker engga aktif manggil nomor antrian aja dalam jendela kadang engga kedengeran kalo ngantri lama tidak dapat fasilitas kipas angin yang ngantri pada kepanasan, bosen banget tapi disisi itu ada minuman free dingin masalahnya ngantri panjang dan lama apalagi hari senin,jumat,kamis mohon diperbaiki itu lebih cepat dan gesit kasih kipas angin gede 5 gerah banget mau ngurusin tanah dan pajak di kantor bppkad unit pelayanan pajak kabupaten kudus di tingkatkan kualitas layanan dan fasilitasnya biar enak dan adem engga bosen dan boring

Disposisi

Kamis, 16 April 2026 - 13:41 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Kudus

Verifikasi

Jumat, 17 April 2026 - 09:30 WIB

Kabupaten Kudus

Diverifikasi

Progress

Jumat, 17 April 2026 - 09:30 WIB

Kabupaten Kudus

Diteruskan ke BPPKAD Kab. Kudus

Selesai

Senin, 20 April 2026 - 11:35 WIB

Kabupaten Kudus

Setelah dilakukan koordinasi dengan BPPKAD, berikut temuan dari proses rekon yang dilakukan:


1. Sehubungan dengan permasalahan mesin antrian yang tidak menyala, BPPKAD telah melakukan perbaikan dan mulai hari ini jum’at, tanggal 17 April 2026, mesin antrian tersebut sudah dapat digunakan kembali sehingga Wajib Pajak yang datang dapat memperoleh nomor antrian secara tertib.


2. BPPKAD juga akan melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap aspek pelayanan lainnya, antara lain optimalisasi pemanggilan antrian, peningkatan kecepatan layanan, serta penambahan dan perbaikan fasilitas pendukung seperti kipas angin agar kenyamanan masyarakat dapat lebih terjaga.


3. BPPKAD juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. salah satunya adalah dengan rencana penerapan Digitalisasi Pelayanan Pajak Daerah melalui sistem/aplikasi E-layanan, diharapkan dengan penerapan sistem/aplikasi tersebut Wajib Pajak dapat mengurus keperluan Perpajakan Daerah secara online dan tidak perlu mengantri di loket pelayanan. 


Bukti tindak lanjut aduan dapat diakses pada link berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1x7bbyZ8aO7cEjBbmFNctLTgvn_Tdpt2B?usp=sharing