Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi

Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB55240061

Rincian Aduan

LGMB55240061

Selesai Public

Lampiran

KOTA SEMARANG
12 Oct 2026
0 ditandai
Mohon sesegera mungkin utk ditindaklanjuti utk wilayah BANJIR KANAL TIMUR banyak SAMPAH & SEDIMEN sudah lama kondisi seperti ini dan ini sudah mau memasuki musim penghujan, jikalau itu terjadi pasti seperti tahun² sebelumnya akan terjadi peluapan banjir yg terdampak warga sekitar dan menjadi meresahkan. Mohon utk sesegera ditindaklanjuti. . .

Disposisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Disposisi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Verifikasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

terima kasih atas aduan yang telah disampaikan, kami teruskan kepada bagian/bidang yang menangani

Progress

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Hingga saat ini BBWS Pemali Juana masih melakukan pekerjaan rutin pemeliharaan sungai di Banjir Kanal Timur, Pengerukan dilakukan sepanjang 1,2 kilometer, mulai dari Jembatan Majapahit hingga Jembatan Kartini, dengan mengerahkan dua unit excavator Hitachi Long PC 200.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin untuk menjaga kapasitas dan fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan air menuju laut.

Dengan sungai yang terpelihara dan aliran yang lebih lancar, potensi penyumbatan dan luapan air dapat ditekan, sehingga risiko banjir di Kota Semarang dapat diminimalkan.

Terus menjaga sungai, terus memperkuat pengendalian banjir, demi Kota Semarang yang lebih aman dan tangguh.

Selesai

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Hingga saat ini BBWS Pemali Juana masih melakukan pekerjaan rutin pemeliharaan sungai di Banjir Kanal Timur, Pengerukan dilakukan sepanjang 1,2 kilometer, mulai dari Jembatan Majapahit hingga Jembatan Kartini, dengan mengerahkan dua unit excavator Hitachi Long PC 200.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin untuk menjaga kapasitas dan fungsi sungai agar tetap optimal dalam mengalirkan air menuju laut.

Dengan sungai yang terpelihara dan aliran yang lebih lancar, potensi penyumbatan dan luapan air dapat ditekan, sehingga risiko banjir di Kota Semarang dapat diminimalkan.

Terus menjaga sungai, terus memperkuat pengendalian banjir, demi Kota Semarang yang lebih aman dan tangguh.