Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi

Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB28481499

Rincian Aduan

LGMB28481499

Selesai Public

Lampiran

KABUPATEN KUDUS
07 Sep 2026
0 ditandai
halo gubernur & wakil gubernur, jawa Tengah musim kemarau banyak sungai pada kering daerah kurang hujan ekstrim panjang (122 hari) survei dari BMKG wilayah Jawa Tengah dampak kekeringan makin panjang. masyarakat minta hujan buatan karena hawa panas kemarau tahun ini di Jawa Tengah sangat luar biasa ekstrim

Disposisi

Senin, 07 September 2026 - 13:28 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Kudus

Verifikasi

Senin, 07 September 2026 - 14:06 WIB

Kabupaten Kudus

Diverifikasi

Progress

Senin, 07 September 2026 - 14:07 WIB

Kabupaten Kudus

Aduan diteruskan ke BPBD Kab. Kudus

Selesai

Selasa, 08 September 2026 - 14:49 WIB

Kabupaten Kudus

Menanggapi aduan tentang dampak kemarau panjang yang melanda Jawa Tengah dan Kudus secara khusus, Pemkab Kudus telah mengidentifikasi 4 (empat) desa yang mengalami kekeringan, yakni Desa Setrokalangan dan Desa Kedungdowo di Kecamatan Kaliwungu, Desa Glagahwaru di Kecamatan Undaan, dan Desa Colo di Kecamatan Dawe, serta 48 titik kebakaran.


Menanggapi hal tersebut, Bupati Kudus telah melakukan berbagai langkah, termasuk dengan melaksanakan Salat Istisqa, dilankutkan dengan apel gelar pasukan di Halaman Pendapa Kudus untuk mempersiapkan personel dalam menghadapi risiko kekeringan maupun kebakaran hutan, lahan, dan permukiman.


Kami berterima kasih atas saran yang diberikan terkait hujan buatan, namun perlu kami ingatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dapat menghadirkan dampak negatif berupa pergeseran pola hujan yang dapat memicu hujan lebat atau justru kekeringan di daerah sekitarnya. Penggunaan bahan kimia atau zat semai juga dikhawatirkan dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan lokal.


Hingga saat ini, Pemkab Kudus masih memiliki kemampuan untuk memastikan daerah tetap tangguh dalam menghadapi dampak kemarau panjang melalui kerja sama pentahelix dengan pihak-pihak terkait.