Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGMB01385348

Rincian Aduan

LGMB01385348

Selesai Public
KABUPATEN PEMALANG
08 Feb 2026
0 ditandai
Yth. Bapak Gubernur Jawa Tengah, Kami mohon teguran dan perhatian serius terhadap SPBU Pertamina 44.523.21 Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, karena sangat sering kehabisan BBM, khususnya Bio Solar, Pertalite, dan Pertamax. BBM sering kosong Warga harus mengisi BBM ke SPBU yang jaraknya jauh Aktivitas masyarakat dan ekonomi terganggu Kondisi ini sangat merugikan masyarakat, terutama pekerja, pelaku usaha kecil, petani, dan pengendara harian yang bergantung pada ketersediaan BBM. Kelangkaan yang terjadi berulang kali menimbulkan pertanyaan terkait manajemen distribusi dan pengawasan SPBU. Kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat: - Menegur dan mengevaluasi pengelolaan SPBU terkait - Berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi BBM lebih tepat dan adil - Menjamin hak masyarakat atas akses BBM yang lancar dan merata BBM adalah kebutuhan dasar. Ketika sering habis, yang dirugikan adalah rakyat. Mohon atensi dan tindak lanjut nyata.

Disposisi

Minggu, 08 Februari 2026 - 13:51 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Verifikasi

Senin, 09 Februari 2026 - 08:44 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

laporan diterima

Progress

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:35 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Menindaklanjuti aduan, dapat kami sampaikan informasi :

1. Pada hari Selasa, 10 Februari 2026, Cabang Dinas ESDM Wil. Slamet Utara telah melaksanakan pengecekan lapangan ke lokasi SPBU Pertamina 44.523.21 Desa Warungpring, Kab. Pemalang, Prov. Jawa Tengah.

2. Pengecekan lapangan dilaksanakan melalui crosscheck data antara laporan masyarakat, kondisi di SPBU terkait, dan keterangan Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Retail Tegal.

3. Dari penjelasan pihak Manajemen SPBU diperoleh hasil bahwa di tanggal 8 Februari 2026 masyarakat merasakan kelangkaan BBM. Hal tersebut disebabkan karena terdapat miskomunikasi internal SPBU yang mengakibatkan keterlambatan (kurang lebih 1shift/8 jam) pemenuhan stock BBM yang menipis. Stok BBM baru bisa terpenuhi oleh Pertamina Patra Niaga pagi harinya.

4. Untuk distribusi dan kuota sendiri menurut pihak Pertamina dan Hiswana Migas Wilayah DPC Pekalongan, Tegal tidak terjadi masalah dan tidak terdapat pengurangan kuota BBM ke SPBU tersebut.

Tindaklanjut:

1. Dari pihak Pertamina Patra Niaga Retail Tegal tidak ada pengurangan kuota BBM dan pengiriman berlangsung prosedural sesuai waktu penebusan yang diajukan oleh pihak SPBU;

2. Pihak SPBU akan memperbaiki manajemen internalnya agar keterlambatan pengiriman stok BBM tidak terjadi kembali.


Selesai

Rabu, 11 Februari 2026 - 03:42 WIB

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, terimakasih