Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGIG49257732

Rincian Aduan

LGIG49257732

Selesai Public
KABUPATEN DEMAK
03 Oct 2022
0 ditandai
Berkaitan dengan pembangunan jalan tol Semarang-demak di Desa Dukun kecamatan karang tengah kabupaten Demak,, dalam pekerjaan pembangunan jalan tol tersebut disekitar proyek ada pencemaran lingkungan mengakibatkan tanaman petani mati sehingga petani mengalami karugian sejak tahun 2019 sampai sekarang belum terselesaikan, besar harapan petani kecil untuk pihak terkait PT.PP selaku pelaksanaan pembangunan tersebut,,, petani sudah lah susah kenapa di buat susah,,,ini menyangkut keberlangsungan hidup para petani kecil,,, mereka biaya ada yang utang,ada sewa sawah,, apakah hukum lebih tajam kebawah tolonglah sampaikan para pihak terkait untuk menyelesaikan.

Disposisi

Senin, 03 Oktober 2022 - 12:41 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Demak

Verifikasi

Senin, 03 Oktober 2022 - 12:51 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu   Terima kasih telah memanfaatkan media ini untuk berbagi

Progress

Senin, 03 Oktober 2022 - 12:52 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu   Terima kasih untuk saat ini aduan sedang kami koordinasikan dengan instansi terkait

Selesai

Senin, 03 Oktober 2022 - 20:12 WIB

Kabupaten Demak

Yth. Sdr. Pengadu; Dari verifikasi lapangan dan meminta keterangan dari kantor balai Desa Dukun. Ternyata bukan pencemaran lingkungan, tapi kali/saluran tidak bisa mengalir lancar, apalagi aliran air dari Desa Klithih, Desa Mboyo menuju ke Desa Dukun. Jadi aliran tidak lancar/adanya sedimentasi/pendangkalan kali juga kali penuh dengan tanaman eceng gondok. Oleh karena itu sawah di lingkungan itu yg masih produktif banyak yg tidak bisa ditanami. Kalo musim hujan air meluber dan banjir. Karena saluran/kali tidak lancar, tertutup tumbuhan enceng gondok dan juga adanya pendangkalan saluran atau kali... Saluran / kali itu yang dari Desa Klitih dan Desa Mboyo mengalir menuju Desa Dukun terus menuju saluran pembuangan yang ada di depan NBI. Dengan adanya pendangkalan kali tersebut akhirnya air meluber ke sawah-sawah. Terkait pendangkalan sungai akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan dinputaru. Demikian yg dapat kami sampaikan menanggapi aduan dari bapak Yudiono wong deso. (DIN LH)