DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN
Yth. Pelapor,
Terima kasih atas laporan yang Anda sampaikan. Menindaklanjuti aduan mengenai aktivitas PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Unit PG Mojo Sragen, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah bersama DLH Kabupaten Sragen telah melaksanakan verifikasi lapangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebaran abu dipicu oleh adanya peningkatan kapasitas giling tebu pada tahun 2026 yang berdampak pada peningkatan aliran uap (steam flow) boiler, sehingga tangkapan alat pengendali emisi (Electro Static Precipitator/ESP) sempat kurang optimal. Selain itu, abu lolos karena ash silo belum tertutup sepenuhnya serta adanya sebaran abu saat mobilisasi.
Saat ini, pihak perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan cepat, antara lain:
- Melakukan pengaturan ulang (re-setting) sistem ESP agar penangkapan abu lebih maksimal.
- Memasang dinding seng, paranet, dan penutup (cover) pada ash silo.
- Menambah pemasangan spray nozzle wet scrubber sebanyak 6 buah pada aliran gas buang cerobong boiler.
- Melakukan penyiraman jalan di dalam area pabrik secara rutin menggunakan truk tangki (5-7 kali per shift) serta pembersihan berkala (housekeeping).
- Menjalin kerja sama pemanfaatan abu dan blotong dengan pihak ketiga untuk mengurangi penumpukan.
DLHK Provinsi Jawa Tengah bersama DLH Kabupaten Sragen akan terus memantau komitmen pengelolaan lingkungan hidup PG Mojo guna memastikan kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar tetap terjaga.