Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi

Detail Aduan

Lihat detail lengkap aduan LGIG06881811

Rincian Aduan

LGIG06881811

Selesai Public
KABUPATEN SRAGEN
23 Jul 2026
0 ditandai
Lokasi Kejadian
Desa/Kelurahan: Sragen tengah
Kecamatan: Sragen
Kabupaten/Kota: Sragen

Isi Aduan:
Polusi limbah cair/polusi limbah udara abu langes yg diakibatkan dr produksi pabrik gula mojo, 3 tahun lalu sudah mengadukan ke DLH kab sragen sampai detik ini ngak ada perubahan. Abu langes sudah ada lebih dr 60 tahun. Tahun ini yg paling menganggu krn produksi gula 2x lipat dr biasanya. Mohon segera diurus

Disposisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:53 WIB

Admin Gubernuran

Laporan telah diteruskan ke DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Verifikasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:47 WIB

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

terima kasih atas laporan Anda

Progress

Senin, 27 Juli 2026 - 10:31 WIB

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Yth. Pelapor,Terima kasih atas laporan Anda. Aduan mengenai Polusi limbah cair/polusi limbah udara abu langes PG Mojo Sragen ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah bersama DLH Kabupaten Sragen dengan melakukan koordinasi dan verifikasi langsung di lapangan.

Selesai

Senin, 27 Juli 2026 - 10:32 WIB

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Yth. Pelapor,


Terima kasih atas laporan yang Anda sampaikan. Menindaklanjuti aduan mengenai aktivitas PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Unit PG Mojo Sragen, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah bersama DLH Kabupaten Sragen telah melaksanakan verifikasi lapangan.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebaran abu dipicu oleh adanya peningkatan kapasitas giling tebu pada tahun 2026 yang berdampak pada peningkatan aliran uap (steam flow) boiler, sehingga tangkapan alat pengendali emisi (Electro Static Precipitator/ESP) sempat kurang optimal. Selain itu, abu lolos karena ash silo belum tertutup sepenuhnya serta adanya sebaran abu saat mobilisasi.


Saat ini, pihak perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan cepat, antara lain:

- Melakukan pengaturan ulang (re-setting) sistem ESP agar penangkapan abu lebih maksimal.

- Memasang dinding seng, paranet, dan penutup (cover) pada ash silo.

- Menambah pemasangan spray nozzle wet scrubber sebanyak 6 buah pada aliran gas buang cerobong boiler.

- Melakukan penyiraman jalan di dalam area pabrik secara rutin menggunakan truk tangki (5-7 kali per shift) serta pembersihan berkala (housekeeping).

- Menjalin kerja sama pemanfaatan abu dan blotong dengan pihak ketiga untuk mengurangi penumpukan.



DLHK Provinsi Jawa Tengah bersama DLH Kabupaten Sragen akan terus memantau komitmen pengelolaan lingkungan hidup PG Mojo guna memastikan kenyamanan dan kesehatan masyarakat sekitar tetap terjaga.