Detail Aduan
Lihat detail lengkap aduan LGWP92369225
Rincian Aduan
LGWP92369225
Selesai
Public
Assalamualaikum pak, ijin bertanya kenapa minyak goreng dan gula sekarang susah dicari mulai dari Indomaret sampai Alfamart, bahkan warung kelontong stok pun langka. Kalaupun ada harga sudah 20rb keatas,yang lebih miris banyak warga yang jadi penjual minyak dadakan dan harganya jauh dari standar yang telah ditetapkan. Mohon ditindak lanjuti pak, matursuwun sakderenge.
Disposisi
Jumat, 18 Februari 2022 - 10:28 WIBAdmin Gubernuran
Laporan telah diteruskan ke Kabupaten Grobogan
Verifikasi
Sabtu, 19 Februari 2022 - 18:50 WIBKabupaten Grobogan
Laporan diterima.
Progress
Sabtu, 19 Februari 2022 - 18:50 WIBKabupaten Grobogan
Laporan kami koordinasikan ke OPD terkait.
Selesai
Sabtu, 19 Februari 2022 - 18:51 WIBKabupaten Grobogan
Laporan. ditindaklanjuti oleh Disperindag Kabupaten Grobogan.
Beberapa hari ini stock minyak goreng memang agak terkendala sehubungan dengan kebijakan pemerintah pusat mulai terkait penerapan satu harga minyak goreng Rp. 14.000, dan yang terbaru penetapan harga sesuai HET Permendag 6/2022.
Hasil monitoring pengawasn Tim Disperindag bersama Satgas Pangan (Polres) belum ditemukan indikasi penimbunan stock minyak goreng di gudang pedagang. Upaya kami adalah mohon kepada Kemendag dan Pemprov supaya produsen pabrikan segera mendistribusikan kepada agen-agen pedagang dan pasar rakyat.. Saat ini kami juga menunggu jawaban dari Bulog untuk penyaluran Operasi Pasar. Sebagai tambahan terkait dengan minyak goreng di alfamart dan indomaret untuk pengiriman diatur dari kantor pusatlperusahaan, dan memang stock terbatas. Berdasarkan pengawasan kami di lapangan, kebijakan pemerintah pusat terkait miyak goreng DMO sudah secara bertahap di kirim ke wilayah Kab. Grobogan dan sudah didistribusikan ke toko/outlet.Informasi lebih lanjut migor akan terus dikirimkan oleh perusahaan yang ditunjuk pemerintah pusat. Dalam pengawasan kita bekerjasama dengan Satgas Pangan Polres. Terkait dengan gula di beberapa minimarket masih banyak yang menualnya termasuk ditoko eceran. Demikian untuk menjadikan maklum.
Hasil monitoring pengawasn Tim Disperindag bersama Satgas Pangan (Polres) belum ditemukan indikasi penimbunan stock minyak goreng di gudang pedagang. Upaya kami adalah mohon kepada Kemendag dan Pemprov supaya produsen pabrikan segera mendistribusikan kepada agen-agen pedagang dan pasar rakyat.. Saat ini kami juga menunggu jawaban dari Bulog untuk penyaluran Operasi Pasar. Sebagai tambahan terkait dengan minyak goreng di alfamart dan indomaret untuk pengiriman diatur dari kantor pusatlperusahaan, dan memang stock terbatas. Berdasarkan pengawasan kami di lapangan, kebijakan pemerintah pusat terkait miyak goreng DMO sudah secara bertahap di kirim ke wilayah Kab. Grobogan dan sudah didistribusikan ke toko/outlet.Informasi lebih lanjut migor akan terus dikirimkan oleh perusahaan yang ditunjuk pemerintah pusat. Dalam pengawasan kita bekerjasama dengan Satgas Pangan Polres. Terkait dengan gula di beberapa minimarket masih banyak yang menualnya termasuk ditoko eceran. Demikian untuk menjadikan maklum.