Detail Aduan
Rincian Aduan : LGWP79555689
KABUPATEN PATI, 24 Oct 2022
Assalamualaikum Pak Ganjar Pranowo pemimpin yang kami cintai. Saya arif desa tlogosari kec. Tlogowungu kabupaten Pati. Izinkan saya bekeluh kesah sedikit mengenai keadaan kami petani ketela. Ketika kami diberitahu ketua kelompok tani bahwa ketela pohon yang di jadikan tapioka yang kalau di Palembang dijadikan bahan untuk membuat pempek, kalau ditempat kami bisa untuk campuran olahan masakan rumahan, bakso, dawet dll. Kami terus terang terkejut dan sakit hati ini kenapa ketela pohon tidak dimasukkan bahan makanan pokok sehingga pupuknya tidak mendapatkan subsidi, ini sangat memberatkan Pak Ganjar yang kami cintai. kota pati selain padi terutama pati lor itu tanamannya mayoritas ketela pohon kurang lebih ada sekitar 15 ribu hektar. Kami sebagian besar kesulitan untuk berpindah pada tanaman jagung atau tebu karena kami terbiasa menanam ketela. Selain itu harga ketela naik sebentar dan harga anjlok biasanya lama . Kami sangat berat membeli pupuk mahal tanpa subsidi. Apalagi sebagian besar kami rakyat panjenengan hanya petani kecil yang hanya punya bidang tanah kecil. Bagaimanapun juga Pak Ganjar Pranowo adalah pemimpin yang kami cintai. Salam cinta dari kami rakyat kecil terutama rakyat kota Pati
Disposisi
Selasa, 25 Oktober 2022 - 09:15 WIB
Verifikasi
Rabu, 02 November 2022 - 09:40 WIB
DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
Progress
Rabu, 14 Desember 2022 - 10:34 WIB
DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
Terimakasih atas laporan yang disampaikan
Selesai
Rabu, 14 Desember 2022 - 10:35 WIB
DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN
Nggih, den.. Kami memahami keadaan ini.. realita yang dihadapi pemerintah adalah alokasi subsidi pupuk memang bergantung
dari kemampuan anggaran negara. Pada Permentan No. 10 Tahun 2022, Alokasi pupuk
bersubsidi dibatasi hanya untuk pupuk Urea, NPK dan Organik saja untuk 9
komoditas strategis yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang Merah, Bawang
Putih, Teh rakyat, Kakao Rakyat dan Tebu Rakyat yang memiliki luasan kurang
dari 2 hektar.